Page 89 of 180

87051349

Di awal April 2001, aku nulis
soal Bondan Winarno, orang yang sungguh menarik dengan catatan moralis yang
menggugah kepedulian kemanusiaan kita. Tapi seperti juga orang
lain, BW bisa berubah. Mulai kapan? Nggak tau. Kali mulai dia
diangkat jadi Pimred di SP.
Tulisannya nggak mementingkan soal moral lagi.

Waktu berita-berita dunia memamerkan kekejaman otoritas, milisia,
dan para penduduk Israel (baca di media seperti
BBC, jangan
CNN yang jelas-jelas sering menciptakan
dan memalsukan berita); BW dengan suka cita
memamerkan perjalanan
penuh sukacita ke daerah penjajahan itu
.

Waktu pemerintah Indonesia semena-mena menaikkan harga sumber-sumber
energi di Indonesia, dan rakyat panik menghadapi biaya hidup yang
terus meningkat, BW malahan cerita tentang champagne. Aku
nggak keberatan kalau orang non-muslim bercerita tentang minuman
beralkohol. Aku lebih keberatan tentang rokok, yang di samping
meracuni pemakainya juga secara langsung meracuni orang-orang di
sekelilingnya. Tapi soalnya adalah kefasihan BW berkisah tentang
salah satu minuman termahal di dunia. Kenapa dia nggak cerita tentang
bir cap tikus aja sih?

86959022

Kalau sosiolog bisa dikerjain fisikawan, maka fisikawan pun bisa dikerjain. Dan lebih gawat.

Dua bersaudara, Igor Bogdanoff dan Grichka Bogdanoff menulis sepasang disertasi, dan memperoleh gelar PhD dari Bourgogne University. Nah, menurut rumor yang kemudian beredar, disertasi ini hanya hoax: kata-kata dan jargon-jargon fisika teoretis yang dipasang, tanpa kaitan dengan realita.

John Baez memaparkan soal ini di newsgroup sci.physics.research. Tentu saja ini mengundang perhatian.

Dalam sebuah tulisan di newsgroup itu, Bogdanoff bersaudara juga mengirimkan sangkalan mereka. Tapi Baez berkeras, dan menyajikan bukti-bukti ke-nonsense-an tulisan-tulisan mereka.

Dalam kasus Social Text, pelaku mengakui perbuatannya, dan demikian kita tahu ceritanya. Tapi dalam peristiwa Bogdanoff ini, belum terhimpun kata sepakat tentang apa yang terjadi.

Honestly, aku juga nggak tahu cerita aslinya: mana yang benar dan mana yang bohong. Tapi masa sih fisika teoretis sudah sedemikian rumitnya, sampai orang tidak mudah menentukan mana yang riset asli dan mana yang hoax?

86959009

Pernah kebingungan baca tulisan-tulisan filsafat sosiologi kontemporer? Tahu kaitan antara jouissance dan différance? Alan Sokal, Professor Fisika dari New York University punya pertanyaan lebih radikal dari itu: kira-kira para filsuf itu saling ngerti nggak sih? Terus dia bikin eksperimen: bikin artikel parodi, berisi bla-bla-bla tentang filsafat sains; dan dia kirim ke jurnal sosial dan kebudayaan terkemuka Social Text. Judulnya Transgressing the Boundaries: Towards a Transformative Hermeneutics of Quantum Gravity.

Sayangnya, artikel itu beneran dimuat. Ada di Social Text #46/47, tahun 1996, halaman 217-252).

Tiga minggu kemudian, baru Sokal mengirimkan tulisan ke jurnal Lingua Franca (yang sudah tidak terbit lagi), menginformasikan bahwa artikel itu hanya candaan. Tentu terjadi kegemparan besar, khususnya bagi para filsuf dan sosiolog New York.

Maka Sokal pun mengirim artikel ke Social Text, menyampaikan lebih rinci kenapa ia menulis artikel candaan itu, tapi Social Text tidak berkenan memuatnya kembali.

Refleksi atas peristiwa ini kemudian ditulis dan dimuat pada buku A House Built on Sand: Exposing Postmodernist Myths about Science.

86908562

Demam. Dan di luar mendung tebal sekali. Kelihatan hujan sangat deras di sekitar Dago dan Gegerkalong, dengan batas hujan sejelas batas hitam putih (hitam dengan abu-abu muda). Di atas, ke arah utara, langit gelap tertutup awan kelabu tua yang padat. Tapi di bawahnya awan putih kecil-kecil masih berani melayang. Mirip lukisan siapa ya?

Atau kali-kali aku aja yang belajar melukis.

Tapi pemandangan kayak gini memang langka. Awan-awan kecil kayak sengaja mau bikin cerah kota Bandung, nggak peduli sama kepekatan mendung di atasnya, yang nyaris tanpa jeda.

Eh, lucu, tahu-tahu ada sinar matahari dari barat daya.

Hah … mumpung ada matahari … nyuci ah.

86881616

Amazon jelas tahu cara berbisnis. Setidaknya mereka sadar hukum dan etika.
Lebih baik mempertahankan customer (terutama customer maniak buku), daripada
mempertahankan beberapa dollar. Apa cara kayak gini cuma khas Amerika?
Di Inggris ada aturan bagi perdagangan tidak langsung (baik melalui Internet
maupun telepon dan surat), yaitu customer berhak mengembalikan barang dalam
waktu 7 hari setelah pembelian, dan memperoleh penggantian penuh, kecuali ada
perjanjian lain. Di Indonesia?

Aku lagi nggak mood cerita tentang jeleknya berbagai pelayanan di Indonesia.
Barangkali tanah air kita memang disetel kayak gitu. Bukan salah orang Indonesia.
Perusahaan Amerika pun kalau berbisnis di Indonesia selalu bikin fraud.

Ingat IBM.net? Microsoft? Lucent? Citibank?

Lepas dari apakah produk mereka bagus (kayak Lucent) atau tidak (kayak IBM.net),
layanan mereka di Indonesia belum bisa diacungi jempol.

Kita belum menyebut-nyebut yang macam Freeport dan US West alm. Belum.

86881487

Pernah pesan buku di Amazon?

Bagaimana seandainya buku yang kita pesan nggak pernah sampai, padahal
Amex sudah mengirimkan tagihan harga buku sebulan sebelumnya?

Secara teori, kita tahu jawabannya. Tapi dalam praktek, apa yang
bakal terjadi?

Ternyata ini yang terjadi:


From: orders-reply¤amazon·com

Date: Thu, 2 Jan 2003 15:25:20 -0800

Message-Id:
To: spaceman-spiff¤kun·co·ro

Subject: Your Amazon.com Order (#102-2314788-4668911)

Greetings again from Amazon.com.

I am sorry that you have not received this order; it appears the
package may be lost. Please accept our sincere apologies for this
inconvenience.

I have placed a new order for the items. There will be no charge
for this replacement. Here are the details of the new order:

Order Number: 001-2953862-6607418

Shipping Speed: Expedited International

Estimated Delivery Date: January 13th – January 18th

If the original package should arrive before the replacement has
been shipped, please cancel your replacement order by clicking the
“Your Account” link at the top of our web site. If the original
package should arrive afterwards, please contact us so we can
determine how best to proceed.

We appreciate your business and hope to see you again soon at
Amazon.com.

Best regards,

Kris A

86837688

Lepas dari dua masa libur panjang selama Desember, jumlah pengujung site ini masih meningkat di bulan Desember 2002. Tercatat 2132 total kunjungan dalam satu bulan, atau 69 kunjungan per hari. Yang menarik adalah, jumlah hits masih terus bertambah dan menerobos angka 2000 per hari. Tepatnya 2132 hits per hari. Ini menarik: hit seharusnya berkurang; soalnya di bulan Desember, semua file image di direktori putsch dan pictures sudah dipindahkan ke domain kuncoro.com. Ini artinya, aku harus memigrasikan lebih banyak file lagi ke domain lain.

Kenapa repot-repot sih? Terpaksa :). Space untuk domain kun.co.ro di server neocyber.net cuma sebesar 20M, dan menurut neocyber, itu termasuk log file. Besar logfile tergantung besar hits. Tanggal 30 Desember, besar logfile mencapai 12M, lebih dari setengah total space.

Perlu migrasi file … atau sekalian migrasi site ke web server yang tidak memasukkan besar logfile ke dalam kuota space site kita?

Das Rheingold

«Returning in the afternoon, I stretched myself, dead tired, on a hard couch, awaiting the long-desired hour of sleep. It did not come; but I fell into a kind of somnolent state, in which I suddenly felt as though I were sinking in swiftly flowing water. The rushing sound formed itself in my brain into a musical sound, the chord of E flat major, which continually re-echoed in broken forms; these broken chords seemed to be melodic passages of increasing motion, yet the pure triad of E flat major never changed, but seemed by its continuance to impart infinite significance to the element in which I was sinking. I awoke in sudden terror from my doze, feeling as though the waves were rushing high above my head. I at once recognised that the orchestral overture to the Rheingold, which must long have lain latent within me, though it had been unable to find definite form, had at last been revealed to me. I then quickly realised my own nature; the stream of life was not to flow to me from without, but from within.»
Richard Wagner: My Life, published in London, 1911.

« Older posts Newer posts »

© 2026 Kuncoro++

Theme by Anders NorenUp ↑