Ada beberapa undangan non-profesional (tak berkaitan dengan profesi, mmm, kecuali …) yang menarik (tapi menurut Newton, menarik juga berarti mendorong) beberapa hari ini. Yang pertama, tentulah Undangan Pesta Blogger 2007. Pesta yang sudah banyak diulas blog Indonesia ini dikirim oleh chairman Enda Nasution, dan sudah kubalas dengan tajuk CONFIRMED tanda keinsyaallahan hadir. Aku belum tahu apa yang enak disiapkan untuk pesta ini. Kalau melihat persiapan pesta yang cukup serius, aku yakin ini bukan sekedar kopdar skala besar. Kebetulan moodku juga lagi bukan mood ceria (secara keceriaan palsu itu lagi aku tanggalkan sementara ini). Hmm, atau aku bisa siapkan paper tentang roadshow interaksi sosial bergaya Web 2.7 (jembatan dari 2.0 ke 3.0) untuk memotivasi pendidikan masyarakat, transparansi sosial, pertumbuhan bisnis, dan … umh, mending ceria aja ah.
Undangan lain yang lebih yahud datang melalui SMS dari Mas Haryoko. Isinya tentang silaturrahim ISNET. Lokasi (kejutan) di Bandung, tepatnya di Wisma Mandiri; seminggu setelah Pesta Blogger. Mas Haryoko memancing dengan menyebut mantera “Revolusi Isnet” yang sejauh ini aku lihat sebagai cerminan rasa humor beliau yang luar biasa. Secara aku masih termasuk yang membaca nama ISNET sebagai SINERGI, dan bukan misalnya yayasan atau institusi, maka kalau kata Revolusi Isnet ini diseriusi, maka isinya harusnya revolusi dalam interaksi sosial yang senada dalam musik madani Isnetian. Tapi aku nggak akan mengeksplorasi lebih jauh. Enakan ditunggu tanggal mainnya. Dan sejauh ini, Mas Haryoko lebih sering membisu pada Hari H, memposisikan diri sebagai host atau panitia yang baik, mengabaikan posisinya di luar ISNET sebagai direktur sebuah bank keren.
Trus ada pra-undangan ke Surabaya, masih tentatif waktunya. Tapi yang ini rada profesional. Dan ada undangan untuk assessment tahap 2, kira2 seminggu sebelum Pesta Blogger. Temanya pembahasan Business Plan 2008. Mudah2an nggak mengganggu liburan :). Dan mudah2an aku nggak kekeuh memasukkan Internet 2.5 ke dalam pembahasan Business Plan 2008. Secara …

Dan buku yang dipilih adalah Running Mac OS X Tiger. Nah lo, kok baru beli sekarang — 1 tahun kemudian? Tadinya sih sekalian menunggu peluncuran Mac OS X Leopard yang dijadwalkan pertengahan tahun ini. Tapi ianya tak kunjung melandas jua. Akhirnya aku beli juga buku ini. (Hm, khabarnya akhirnya Leopard akan diluncurkan bulan Oktober ini juga — tapi biar deh, updatenya dipelajari via e-documents sahaja).



Apa artinya Geek 95%? Artinya bukan bahwa kita misalnya lebih memilih ultimate number ala Douglas Adam daripada ? (pi) atau ? (phi), tetapi bahwa kita memanfaatkan waktu break kita masih juga untuk main-main kuis di Internet, sementara di luar jendela banyak hal2 yang lebih menarik *canda*.



Apa yang dilakukan dengan kopi tak terlalu halus di rumah? Kan untuk membuat kopi rumahan ala Jawa, yang diperlukan adalah kopi halus? Memang. Kopi tubruk (caffè collizione *kidding*) perlu kopi halus. Tapi kopi rumahan GCC-51 menggunakan stove Bialetti Mokka. Cara membuatnya tetap sesederhana kopi tubruk, dan perlu kurang dari 5 menit (termasuk mencuci stove). Pemanasan tetap dari kompor yang itu juga. Stove ini sudah memiliki filter di dalamnya. Jadi diharapkan kopi yang masuk tidak terlalu halus. Jika terlalu halus, espresso yang dihasilkan kadang terlalu kental (sedap sih), tetapi kadang serbuk kopi masuk ke tempat yang tak diharapkan dan membuat efek audio yang tak menarik.