Author: Kuncoro Wastuwibowo (Page 76 of 88)

Pangeran Kecil

Dasar si Koen jail — keliling Palasari hanya buat cari buku “Pangeran Kecil”, i.e. “Le Petit Prince” versi Indonesia. Sudah lama aku mau cari  terjemahan buku ini — tapi baru hari ini aku bener-bener cari buku ini.

Ini gara-gara seseorang dari Austria mendadak kirim e-mail minta dicarikan buku ajaib ini. Angin apa yang bikin dia merasa bahwa aku orang yang tepat buat jadi penyalur buku. Mungkin dalam bayangan dia, website ini cabang dari koen.com yang memang penyalur buku.

Dapat?

Dapat sih. Cuman di kovernya tertulis: “Milik Dep P dan K. Tidak diperdagangkan. Inpres No 6 tahun 1980”.

Enaknya aku kirim ke Austria apa aku simpan sendiri yach, buat menemani versi Perancisnya.

Postmortem: Diawali buku ini, koleksi buku Pangeran Kecil akhirnya mencapai ±300 buku. Kunjungi koleksiku di pangerankecil.com.

Kopi dan Tekanan Darah

Berita baik (atau buruk) dari Journal of the American Heart Association via BBC dan WebMD: kafein bukanlah satu-satunya unsur dalam kopi yang bisa meningkatkan tekanan darah. Kopi decaf pun memiliki kemampuan yang sama untuk meningkatkan tekanan darah. Masih banyak bagian dari kopi yang masih misterius, kata jurnal itu.
Aku sih sebenernya malahan happy. Aku kan beralih ke decaf buat menghindari maag. Dan syukur kalau tekanan darah yang terlalu rendah ini masih bisa dibikin naik dengan kopi decaf yang rasanya sama sedapnya sama kopi regular (unfiltered) itu. Cuman kan nggak chic jadi orang egois. Kasihan orang yang cari kopi decaf buat menghindari tekanan darah tinggi.
What next? (1) kopi decaf nggak diproduksi lagi (2) kopi decaf harganya jatuh (3) kopi decaf difilter lagi sehingga unsur misterius yang meningkatkan tekanan darah itu terfilter juga (4) kopi decaf dibuat jadi dua macam: decaf regular dan decaf plus yang lebih mahal lagi.

Book Rack

Beberes rak buku. Ini adalah perabot pertama yang masuk ke rumah mungil kehijauan ini. Waktu berencana pindah rumah (dari rumah ortu), yang pertama terpikir adalah menyelamatkan buku-buku. Trus jadilah rumah yang masih tanpa tirai itu mirip etalase buku. Tapi jumlah buku terus berlipat, dan raknya nggak cukup lagi. Perlu lemari tambahan di belakang, trus satu lagi di kamar. Trus dilempar ke perpustakaan kantor, dan ke perpustakaan lain.

« Older posts Newer posts »

© 2026 Kuncoro++

Theme by Anders NorenUp ↑