IEEE dan IEEE Indonesia Section
Walau memiliki sejarah membentang sejak masa AIEE 1884, namun nama IEEE baru digunakan sejak AIEE melebur dengan IRE pada tahun 1963, atau 50 tahun lalu. AIEE didirikan para pelopor rekayasa kelistrikan, termasuk Edison dan Tesla sendiri, dan merintis terdistribusinya daya listrik dan komunikasi telegrafi. IRE didirikan pada 1912 oleh engineer yang lebih berfokus pada eektronika, yaitu rekayasa listrik untuk keperluan persinyalan, termasuk komunikasi radio. AIEE berfokus ke Amerika, dan IRE meluas ke mancanegara. AIEE didominasi kaum tua, sementara IRE diasiki engineer muda. Jumlah anggota IRE melampaui AIEE. Demi kemaslahatan profesi, akhirnya disusunlah penggabungan organisasi menjadi IEEE pada 1963; dengan logo yang merupakan gabungan dari layang-layang Franklin dari AIEE dan tangan kanan Ampère dari IRE. IEEE meluas ke seluruh penjuru dunia, dan mendalami teknologi pelopor, termasuk biomedical engineering, information theory, nanotechnology, dan seterusnya.
IEEE Indonesia Section didirikan melalui Maklumat yang diundangkan pada 16 Februari 1988, atau 25 tahun lalu. Anggota saat ini berkisar pada angka 1000, yang sempat mencapai rekor terendah pada puncak krisis ekonomi 1998, dengan jumlah anggota turun mencapai 30 orang saja. Saat ini, Section memiliki 9 Chapter di bawahnya; dan memiliki Student Branches di 6 kampus.
10 tahun lalu, tahun 2003, IEEE Indonesia Communications & Computer Join Chapter memecah diri menjadi IEEE Communications Society Indonesia Chapter dan IEEE Computer Society Indonesia Chapter. Sayap Communications mulai bergerak maju, dan sempat menjadi chapter yang paling aktif di bawah IEEE Indonesia Section. Sayap Computer justru sempat mati; dan dibangkitkan kembali di tahun 2012.
Isaac Newton dan Charles Babbage
Baik Isaac Newton maupun Charles Babbage pernah memegang posisi sebagai Lucasian Professor of Mathematicks di Cambridge University — posisi yang kemudian juga dipegang oleh Paul Dirac dan Stephen Hawking
Isaac Newton, tercatat dilahirkan pada 25 Desember 1642. Namun dalam penanggalan Gregarian (yang baru berlaku di Inggris tahun 1752), tanggal ini setara dengan 4 Januari 1643, atau 370 tahun lalu.
Charles Babbage dilahirkan pada 26 Desember 1791, atau 222 tahun lalu. Babbage merupakan salah satu pemegang posisi . Sejarah teknologi informasi dan komputasi mengingatnya sebagai pencipta dan pengembang Mesin Differensial dan Mesin Analitik.
Le Petit Prince
Buku Le Petit Prince ditulis oleh Antoine de Saint-Exupéry dan diterbitkan di Amerika Serikat pada tahun 1943, atau 70 tahun lalu. Terjemahan Indonesia (Pangeran Kecil) diterbitkan oleh Pustaka Jaya pada tahun 1970-an. Aku sendiri mengenal karya ini pada sebuah pameran di Lembaga Indonesia-Perancis di Sagan, Yogyakarta, saat sedang keracunan existentialism. Reinventer la vie! Buku ini mengevaluasi kembali relasi manusia dengan elemen-elemen semesta, termasuk dengan sesamanya, dan dengan gagasan-gagasannya; yang dimetaforakan dalam bentuk pertemuan sang penulis, sebagai pilot yang pesawatnya kandas di gurun Sahara, dengan seorang Pangeran Kecil yang konon datang dari Asteroid B-612.
Beli buku berbahasa Indonesia (di Palasari), bahasa Perancis, dst; sekarang koleksiku sudah mencakup 45 edisi dari berbagai bahasa, plus artefaks-artefaks lain (DVD, diary, etc).
Richard Wagner dan Giuseppe Verdi
Baik Richard Wagner maupun Giuseppe Verdi dilahirkan pada 1813; dan tahun 2013 ini para fans mereka memperingati 200 tahun kelahiran mereka dalam peringatan-peringatan kecil. Musik Wagner dan Verdi sering disebut sebagai puncak era romantik, yang banyak mempengaruhi musik-musik sesudahnya. Blog ini sudah cukup banyak menceritakan tentang Wagner, termasuk pemberontakan anarkismenya di Dresden, masa pengasingan diri di Zürich, masa kejayaan di Munich dan Bayreuth, hingga meninggal di Venezia.


























