Author: koen (Page 60 of 123)

9191961

Site rokok termasuk site yang lama
sekali nggak sempat disentuh. Web ini menuai banyak pujian dan makian akibat
isinya (beda dengan komunikasi yang
jarang menuai makian). Terakhir ada pesan dari seorang sohib seangkatan
di BC, makhluk yang biasanya
lucu bener, yang hari itu agak heran bahwa site itu aku yang bikin.

Orang suka ngejawab pertanyaan antar sohib gini dengan jawaban nothing
personal
. Tapi lucunya, untuk site rokok ini, jawabannya sebenernya
sangat personal. Itu gara-gara sohib lain, yang suka lucu juga.
Tapi yang akhirnya terlalu dini meninggalkan kelucuannya, gara-gara asap
setan tembakau membangkitkan kanker paru-paru yang cepat berkembang menyebar
ke organ-organ lain.

Memang tidak ada yang harus disesali dari kematian. Tapi aku lebih suka
membayangkan dia meninggal dengan gagah, atau setidaknya dengan lucu,
daripada dengan sakit dan rapuh.

Tentu saja industri rokok berusaha membohongi masyarakat dengan mengatakan
bahwa industri rokok telah menghidupi ribuan buruh. Bullshit tak tahu malu
(dan bahkan tidak orisinil, cuma mencontek kilahan dari industri narkotik
di negara lain). Kita semua tahu bahwa justru di industri rokok itu persentase
pendapatan buruh terhadap komponen lain merupakan yang terendah. Industri
rokok merupakan industri penghisapan darah buruh.

Barangkali aku perlu memberikan sentuhan baru buat site itu.

9121710

BREAKING NEWS

After years and years of investigations on Titanic’s
sinking, the results were, that the ship had been sunk
by Islamic fundamentalists.

A small boat had been found parked not far away from
the place where the Titanic nowdwells.

Inside that boat, the police found a booklet on “instructions
on driving icebergs” in Arabic language.

Source: Blame everything on them …

9115974

Dalam pertjakapan dengan wartawan2 loear negeri, Hadji Agoes Salim pernah ditanja, “Bagaimana, Toean lebih soeka dibawahkan Belanda atau Inggris?”

Pertanjaan ini didjawab: “Bagaimana, Toean lebih soeka digigit koetjing atau lebih soeka digigit andjing?”

Dan tjerita-tjerita lainnja di halamannja Edi Tjahjono

9104099

Seorang wali nyaris selalu mengurung diri di rumah kecilnya, sembahyang dan berdoa selalu. Hanya anak perempuannya yang menemainya dan menyiapkan kebutuhan hidupnya sehari-hari. Setiap hari ada semacam keajaiban di rumah itu, yaitu bahwa di dapur rumah itu selalu tersedia makanan yang siap diolah si anak dan disajikan untuk dinikmati bersama. Itu berlangsung bertahun-tahun, dan dipahami sebagai karunia Allâh atas sang wali yang rajin beribadah.

Beberapa tahun berlalu, anak sang wali itu sakit, lalu tak lama kemudian meninggal. Kemudian sang wali menyadari bahwa tidak terjadi lagi keajaiban berupa makanan yang selalu tersedia di dapur rumah. Baru ia tersadar bahwa yang karunia Allâh itu diturunkan bukan untuk dirinya, tetapi untuk anaknya, yang jalan hidupnya lebih diridlai Allâh daripadanya sendiri.

Kisah-kisah sufi selalu memaksa kita untuk menggugat pikiran kita sendiri, selalu.

8936635

Anton Chekhov bercerita tentang seorang guru yang menerima gajinya. Si tuan rumah, orang tua muridnya, semena-mena menurunkan gajinya, menambahkan potongan-potongan yang tidak masuk akal, dan menuntut ganti rugi atas berbagai hal. Akhirnya si guru hanya diberi sepersepuluh gaji yang seharusnya. Si guru jadi pucat, tidak berani melawan, tetapi sempat mengucap merci.
Si tuan rumah marah atas kelemahan guru itu. Ia mengaku hanya becanda, lalu membayarkan seluruh gaji guru itu, penuh. Di akhir cerita, si tuan berpikir mudah sekali menghancurkan orang kecil.
Di buku yang lain, Chekhov menulis bahwa cerita yang baik harus dipotong paragraf awalnya. Barangkali di cerita yang ini, Chekhov juga memotong paragraf akhirnya. Barangkali di paragraf akhir yang tidak ada itu, Chekhov mau menulis bahwa manusia-manusia kecil itu memandang sesamanya sebagai manusia kecil, mengasihaninya, tetapi sering lupa bahwa dirinya sendiri rentan terhadap ketidakpastian. Tidakkah sama mudahnya bagi zaman untuk mempermainkan si tuan rumah itu seperti ia mempermainkan si guru?

Filosofi Dilbert

Ntar catatan harian isinya jadi koleksi kisah Dilbert, Dogbert, Wally, etc ;).

Abis beberes paket, rak buku dikonfigurasi ulang. Satu baris buku khusus berisi buku-buku philosophy (atau setidaknya yang aku pikir gitu). Tapi jumlah baris hanya enam. Banyak buku yang nggak bisa masuk kategori. Buku-buku Dilbert akhirnya dimasukkan ke baris philosophy.

Bukan gara-gara aku mengakui kepiawaian Scott Adams sebagai filsuf amatir. Tapi gara-gara paragraf pembuka salah satu buku Dilbert yang pernah aku bahas di sini juga.

“Banyak orang yang gila dan bodoh tapi merasa benar dan bahkan merasa canggih. Itu membuat saya berpikir, jangan-jangan sebenarnya saya yang gila dan bodoh tapi merasa benar dan canggih.”

8899785

Boss: Why should I hire you as my consultant ?

Dogbert: I’ll use my special process of cognitive dissonance to improve employee morale.

Boss: How does it work ?

Dogbert: When people are in an absurd situation, their minds rationalise it by inventing comfortable illusion.

Boss: Okay, go for it.

Then …

Dogbert to an employee: Isn’t it strange that you have this dead end job when you’re twice as smart as your boss ? The hours are long, the pay is mediocre, nobody respects your contributions, and yet you freely choose to work here.

Employee: It’s absurd! No, wait. There must be a reason. I must work here because I love the work. I love this job.

Dogbert: OK, next.

8573319

Akhirnya, paket-paket yang ceunah tiba dalam 6 hari itu sampai setelah mengarungi lautan sekitar 25 hari. Bea cukai berbaik hati membebaskan pajak untuk barang-barang pindahan yang sebagian besar berisi buku itu (tip: harus dilengkapi surat pengantar dari kedutaan). Si paket kecil tiba nyaris sempurna. Beberapa CD hancur boxnya, tapi CD-nya sendiri aman. Si paket besar yang kotaknya kuat udah nggak berbentuk kotak lagi, dan tanpa penutup. Isinya utuh, tapi dua buku rusak covernya. Alhamdulillah, yang lain bisa dibilang sempurna.

Selamat tinggal deh buat sejarah. Box-box langsung melayang ke kotak sampah. Dan segala isinya langsung didistribusikan ke tempat yang benar.

Tapi rak buku barangkali jadi perlu direkonfigurasi. Hmmm, pekerjaan yang menarik.

« Older posts Newer posts »

© 2026 Kuncoro++

Theme by Anders NorenUp ↑