|
I Stand for Peace and Justice
|
To sign the statement, click here: http://www.zmag.org/wspj.
|
I Stand for Peace and Justice
|
To sign the statement, click here: http://www.zmag.org/wspj.
Peter Arnett, wartawan kesohor yang pernah meliput dari Perang Vietnam (sebagai wartawan AP) sampai Perang Irak I (sebagai wartawan CNN), diwawancarai TV Irak (sebagai wartawan NBC). Dalam wawancara itu, Arnett menyatakan bahwa strategi pemerintah US telah gagal, dan mereka harus menyusun strategi lagi. Dia juga menceritakan bahwa pemerintah US terus menutupi fakta bahwa mereka telah menjadi pembunuh massal dengan mengebomi sasaran sipil. Alih-alih, mereka menuduh bahwa pihak Iraq lah yang mengebomi instalasi sipil — hal yang kemudian terbukti bohong lagi.
Untuk wawancara ini, direktur NBC dan National Geographic menghadiahi Arnett dengan pernyataan pemecatan. Ini Amerika bung. Pers misti patriotik. Boro-boro wawancara: weblog aja mesti disensor, haha. Arnett cuma bilang: There’s a small island in the South Pacific I’ll try to swim to — I’ll leave.
Nggak lama, Arnett udah dapat pekerjaan lagi. Kali ini di Daily Mirror, di UK. Dengan bangga, Mirror memberi tajuk untuk bergabungnya Arnett ini: Fired by America for telling the truth — Hired by to carry on telling it.
Sesi-sesi soal softswitch nyaris selalu melibatkan pihak-pihak luar. Abis Tritronik, Siemens, Risti, dan hari ini Alcatel. Kali ini pihak Alcatel Indonesia yang jadi pengundang, bertempat di Hyatt. Dan presenternya … Robby Santoso. Nah lo … Surprise!
Robby, si anak hilang, terakhir kedengeran kerja di Ericsson di pertengahan tahun 1990-an. Ternyata dia pindah ke Astra Graphia, trus ngabur buat kuliah ke Toulouse di tahun 2000, balik tahun 2001, dan terdampat di Alcatel. Uuuh, kalau aku tahu bahwa aku punya temen di Toulouse tahun 2001, kan aku bisa liburan gratis ke sana, bayar tiket dan visa only. Informasi yang baik selalu datang terlambat, huuuuuh.
OK, chummie dari Bhawikarsu. Kalau ada yang cari info tentang Robby, kirim mail aja ke aku. Nggak mungkin kan aku tulis alamat mail official atau nomor teleponnya di sini. Tapi aku nggak bawa kamera euh. Mestinya bisa mamerin style Robby abad 21.
Si ‘neng Nophie ternyata punya talent yang nggak pernah diumumin: bikin foto-foto dengan kualitas tinggi. Belum terdeteksi sampai hari ini, soalnya foto-foto diri di personal web-nya semua dibuat orang lain :). Dengan nickname red_antares, hari ini karya-karya si ‘neng tercatat di website WebShots sebagai Featured Albums of The Day. Albumnya berjudul The Beauty of Noord Holland-Friesland. Nice work, ‘neng. I’m proud of you.
Foto-foto lain bisa dilihat juga di bawah nickname yang lain: Nophie_PeWe.

Tapi jadi penasaran juga … tawanan perang itu diapain aja sih sama orang Amrik, dengan style kayak gitu?
Ambar menulis teka-teki di mail list os94:
|
Ada 5 buah rumah yang masing-masing memiliki warna berbeda. Setiap rumah
Pertanyaannya: Siapakah yang memelihara IKAN ? Yang ini entah bener entah hoax: Albert Einstein menyusun teka teki ini pada abad yang lalu. Dia |
Gimana sih cara mecahin puzzle macam gini? Pertama, tentu, bersikap optimis,
bahwa banyak masalah yang dapat dipecahkan (atau diputuskan tidak dapat
dipecahkan) setelah diuraikan elemennya dalam format yang jelas. Kita buat
tabel sederhana kayak gini misalnya:

Terus kita pilah satu-satu dengan logika linear. Misalnya:
Rumah nomor 1 = Norwegia
Rumah nomor 2 = di sebelah Norwegia = biru
Rumah nomor 3 = tengah = suka susu
Rumah hijau dan putih bersebelahan –> Nggak mungkin Norwegia (pojok dan sebelahnya biru)
Norwegia –> nggak hijau, putih, biru, merah (merah punya Inggris)
Norwegia –> warna kelima = kuning –> doyan Dunhill
Rumah nomor 2 = di sebelah Dunhill = punya kuda

Sekarang gunakan logika negatif. Jika punya burung, berarti tidak punya anjing,
berarti bukan Swedia. Jika suka Pall Mall berarti tidak suka Rothmans dan Dunhill,
berarti bukan Jerman atau Norwegia. Jadi kolom ‘burung + Pallmall’ cuma punya
dua kemungkinan: Inggris atau Denmark. Gunakan cara ini untuk kolom lainnya.

Rumat? Nggak. Tinggal ada dua kemungkinan. Kalau ID itu Inggris berarti IS harus
Swedia dan JS harus Jerman dan JD harus Denmark. Sebaliknya, kalau ID itu Denmark berarti
JD harus Jerman dan JS harus Swedia dan IS Inggris. Isi sisa tabel sambil membaca lagi
soal diatas. Perhatikan tanda sebelah menyebelah dan fakta rumah di tengah.

Kalau pertanyaannya valid dan bisa dijawab, hanya ada satu tabel yang bisa terisi
benar. Pada tabel kita, alternatif pertama lah yang benar. Jadi:
Norwegia -> rumah kuning di pojok, punya kucing, minum air, doyan Dunhill
Denmark -> rumah biru, punya kuda, minum teh, doyan Marlboro
Inggris -> rumah merah di tengah, punya burung dan doyan nyusu, suka Pall Mall
Swedia -> rumah putih beranjing, doyan bir dan Winfield
Jerman -> rumah hijau, penggemar kopi dan Rothmans, dan punya fish, poison, iiiiikaaannnn.
Berita dari BBC: Pasukan Inggris mulai memasuki kota Basra. Tapi mereka heran. Tak seperti di beberapa kecamatan kecil di selatan Irak, kali ini tidak ada penyambutan yang meriah dari masyarakat. Sepi, dan cenderung menghindar. Kenapa sih?
Paul Wolfowitz berkilah: orang-orang Basra masih takut pada intel-intel Saddam. Tahun 1991 mereka menyambut pasukan sekutu. Dan waktu kedaulatan Irak dikembalikan, pasukan Saddam menghabisi mereka. Tapi BBC menganggap itu alasan yang terlalu dangkal — khas Wolfowitz.
Orang-orang Basra, katanya, tidak bisa lagi bersimpati pada pasukan asing yang beberapa saat sebelumnya asyik menghujani kota mereka dengan ledakan-ledakan yang meluluhlantakkan fasilitas umum dan membunuhi saudara-saudara mereka tanpa ampun.
Orang Basra sudah melihat bahwa serangan sekutu yang katanya selektif itu cuman mitos. Jangankan orang Basra — kita juga disuguhi berita bahwa rudal-rudal AS bisa meleset ke Syria, ke Iran, bahkan ke pesawat tornado pasukan Inggris.
Media-media barat tidak seperti media di Indonesia yang suka memasang gambar kepala dipotong atau semacamnya demi recehan bagi pimred. Waktu foto seorang bapak di Irak menggendong anak perempuannya yang terluka kena bom dipampangkan, tidak ada yang melihat bahwa kaki anak itu sudah lepas dari badannya. Kekejaman semacam itu diketahui orang-orang Basra, tapi tidak diketahui orang yang hanya melihat TV. Orang-orang US dan Eropa lebih tercekat pada tayangan tawanan perang Irak yang sehat-sehat saja itu.
Kebencian orang-orang Basra pada si tiran Saddam Hussein, tidak mempu membuat mereka bersimpati pada agressor asing.
yup
Satu lagi serial C++ in Depth: Applied C++. Dan sesuai misi serial ini, buku-buku ini berfokus pada pendalaman pemrograman dengan C++, biarpun judulnya selalu sederhana. Addison Wesley baru akan menerbitkan buku ini awal bulan Mei 2003. Lebih lanjut, Addison Wesley mengulas:
Applied C++ reflects the power of C++, templates, and the STL for industrial-strength programming. The numerous tips and techniques presented in this book will help you to improve your language and design skills and show you how to solve substantial problems more effectively. To illustrate software techniques useful for any application, the authors present a toolkit to solve the complex problem of digital image manipulation. By using a concrete, real-world problem, with exact feature, performance, and extensibility requirements described, they show — in a way that theoretical books cannot — how to leverage existing software components and the tools inherent to C++ to speed development, promote reuse, and deliver successful software products. In this book, you will find:
Tertarik? Klik aja di kover buku itu. Kalau aku sih … nabung dulu ah. Udah ada tiga buku merah di rak buku C++ aku, sama beberapa buku dari seri lain.
Beberapa selentingan menamai perang ini “Operation Iraqi Liberation” atau OIL.
© 2026 Kuncoro++
Theme by Anders Noren — Up ↑