But actually in Bandung they’re still in a hot discussion about my status. Mr Bambang Supriyono just called me that now they’re in discussion with Mike Towne himself. They need all data about my trainings and education, the awards, etc. Heh, certainly I don’t bring them with me now. I’ll try to make a contact on weekend.
Hey, btw, the name “Mike Towne” reminds me to the Network Management Project he offered me three years ago. Three years! I grow old too fast :) :) :).
Page 208 of 211
Jakarta. Hari ini aku jadi warga Jakarta. Delapan minggu ke depan, markas aku berpindah ke British Council, Sudirman.
Terombang-ambing. Tanpa kepastian. Kayaknya kali-kali aku keluar dari Telkom aja sebentar yach, ngurusin satu urusan. Kapan-kapan masuk lagi. He-he, bukan berarti aku setia hanya pada Telkom yach (emang apaan), tapi inget kata Pak Eko Setio Sadewo. “Telkom itu kayak kaleng krupuk. Kamu masuk, langsung kecewa. Terus kamu tinggal pilih: mau memperbaiki apa mau langsung keluar?” Si Pak Eko udah di Telkomsel sekarang. Aku masih merasa harus ngebetulin kaleng krupuknya.
Dan buat yang cuman bisa maki-maki Telkom, here you are: “Bekerjalah dengan betul. Kalau kamu bekerja dengan sungguh-sungguh (real work), kamu kehilangan keinginan untuk mengumbar kata-kata jorok buat para pekerja.” Ini berlaku juga buat so-called experts. Who cares.
[Tadinya di tempat ini ada tulisan tentang kasus Ariawest. Tapi daripada mereka bertindak macam-macam juga ke site ini, mendingan aku hapus aja dech. Rakyat menyerah. Rakyat menyeraaaaaaaah.]
Bandung – Jakarta – Cirebon. Enaknya aku ke mana yah. Keliatannya kebanyakan yang menark-narikku. Kali-kali nanti aku bakal terbelah tiga sebelum hari ini berakhir. Ada call dari British Council bahwa aku harus ikut 8 weeks pre departure English course, commencing today (!). Tapi surat tugas ke Cirebon udah dikeluarin. Dan orang-orang HRD nggak ada yang bisa dihubungi.
Aku punya keponakan satu lagi. Tadi malem Dewi melahirkan cowok 3,4 kg. Sekitar jam 22.40. Semua dalam keadaan baik. Alhamdulillâhirrabbil`âlamîn. Kapan ya aku bisa ke Jakarta. Malah disuruh jalan ke Cirebon tiga hari pula.
Site www.ariawest.f2s.com bakal diminta ditutup, dan mungkin dituntut ke pengadilan, kata Dipo Negoros di milis YLKI. Padahal aku lihat sih, isinya cuman cuplikan dari koran dan majalah publik. Kayaknya, alih-alih memecahkan masalah, orang lebih suka menutup pintu informasi.
Weekend. Have I done the right things ?
Huh, aku tadi pagi nulisnya jam 7:08 ? Jam di Blogger ini kacau bener. Jam segitu tadi aku lagi di Cisarua, jalan-jalan naik turun bukit ramé-ramé. Acara Dintek. Dan untuk membuka sejarah, pertama kali aku dapet door prize: Akari Portable Component System. Too much for me.
Dan inilah kisah sang spesialis “pikun” dan “nggak pede” dari Pentas Indosat Galileo Challenge Off Air di Horizon Bandung kemarin sore. Di penyisihan, lomba-nya tertulis. 200 peserta memperebutkan 37 kursi semifinal (1:5). Hup, lolos. Di semifinal lombanya masih tertulis. 30 peserta memperebutkan 3 kursi final (1:10). Ajaib, lolos lagi. Nah, final harus di atas panggung dengan kamera dan semacamnya. Kambuh deh penyakit “demam panggungnya”, hé-hé. Yeah, kali ini dapet tempat kedua aja. Yang penting kan … dapet maskot Galileo !!!
