Kamis, jalan ke Jakarta, ngintip sistem Telso+ punya UPNR Divre-2. Namanya rada mirip Tensoplast, lucu juga. Aku kagum bener sama orang-orang UPNR yang masih punya spirit dan persaudaraan yang tinggi.
Di KA Argogede, sempat ketemu (lagi) dengan Mas Budi Rahardjo. Chat. Terus sebentar pinjem buku tentang kaum nudist di Silicon Valley, haha.
Alkisah, David Filo, cofounder Yahoo, yang menghasilkan miliaran dollar itu, bekerja penuh di meja kecilnya di kantor. Kalau waktunya tidur, dia tidur di kolong meja. Mejanya sendiri penuh dengan brosur-brosur dan kertas-kertas tanpa pengorganisasian yang baik (setidaknya kita harus cari persamaan dengan orang yang menarik ini). Sekian waktu kemudian, seorang wartawan menemuinya di mejanya. “Masih suka tidur di kolong meja?” “Nggak. Udah nggak bisa. Kolongnya penuh kertas juga sekarang.” Dan dia pakai kaos oblong dengan tulisan Excite. Otaknya yang penuh kesibukan itu nggak sempat lagi mikir bahwa Excite itu saingan Yahoo. Duh, iri berat aku sama orang yang mau bekerja dengan penuh dedikasi.
Page 201 of 211
Pasang beberapa foto dari pojok kota Bandung. Hasil dari jalan-jalan pagi bulan Agustus kemaren.
Launching site FCO-4 Alumni.
Ada Panduan VoIP gratis sebenernya, tapi harus diminta sebelum tanggal 27 November. Kali sementara ini aku nggak berfokus di VoIP dulu, lagi bikin risalah-risalah tentang penerapan IP dalam global communication dengan beban trafik yang tinggi dan heterogen.
Barangkali misinya kapan-kapan jadi kayak iklannya Nokia: Rewrite the rules. Forget the techno hype. Focus on the youth market.
Oh ya, thanks berat untuk URL-nya. Pasti beberapa bulan lagi library-library gitu bakal kepake.
Ambil kacamata baru di Billah Optikal. Whew, belum berhasil membiasakan diri nih. Kayaknya harus berkeliling dengan kacamata hari ini, biar terbiasa. Jalan-jalan ke mana yah enaknya.
Tapi tensi aku dua hari ini turun terus. Aku udah dopping dengan banyak makan, tapi kayaknya belum bisa juga. Post-IELTS syndrome beneran kali yah. Meet dengan DIVNET harus ditinggal, gara-gara pusingnya nggak mau kompromi.
Duh indahnya matematika. Aku lagi pingin punya Pocket-PC yang diinstal Maple. Kayaknya rada enak kalo kerjaan yang berbau matematika dibantu ama mesin, jadi kita bisa take off lebih cepat.
Ceritanya masih kena post-ielts syndrome. Masih suka salah mikir.
Minggu diawali dengan ke acara menantuannya Pak Irwan di Cimuncang. Di sana sempat talk tentang future plan dengan Pak Adek Julianwar. OK, kayaknya masih harus berspekulasi panjang. Tapi emang apa sih yang dipertaruhkan? Telkom juga belum tentu berumur panjang. Ariawest barangkali malahan minggu depan udah bubar.
Minggu diakhiri dengan berhujan-hujan keliling Bandung. Dinginnya bikin badan menggigil dan gigi gemeretuk. Dingin kayak gini suka terkenang dalam waktu yang lamaaaaa sekali. Inget waktu KKM, inget jalan ke Gunung Bromo, inget malem pertama di Perros-Guirec, inget waktu Bintal, juga hari-hari pertama di GC.
The IELTS test has been finished. But there are many other things to do.
Pingin iseng bikin www.bakiak-rombeng.com. Enaknya diisi apa yah …
The result of feedback test: 7 for reading, listening, writing #1, and writing #2.
Today, the program is conselling with Lorna. But she said she doesn’t concern too much, as there’s nothing to worry about me. I think she played her role as a psycholog who tries to raise my confidence. But that’s what I really need now: confidence.
And vocabularies, as well.
