9-18 9-18
9-18 9-18
9-18 9-18
Dari siapa lagi kalau bukan dari Kukuh: Tujuh orang Indonesia yang bekerja di WTC selamat semua. Kenapa ? Karena kejadiannya pukul 8:45 dan kita juga tahu bahwa kebiasaan orang indonesia yang selalu terlambat masuk kantor. Jadi pepatah ?biar terlambat asal selamat? ada benernya juga.
Orang-orang zionist turut berduka sambil menyebut banyaknya orang Israel
yang mati di menara WTC. Tapi nama mereka kemudian tidak muncul di daftar
korban. Mereka hari itu seolah sengaja tidak hadir. Katanya mereka sedang
menyiapkan perayaan yang diorganisasikan oleh kaum zionist. Tapi diplomat
Yordania mengatakan bahwa mereka memperoleh saran untuk tidak ke WTC
dari Shabak, perangkat keamanan Israel. Instink yang hebat. Di lain pihak,
Shabak melarang Ariel Sharon (the prime evil) untuk datang ke perayaan
di sekitar kawasan timur AS hari itu dengan alasan keamanan.
Aku nggak setuju semua orang Yahudi dipersalahkan untuk kejahatan kaum zionist, atau semua orang Kristen dipersalahkan untuk kekejian pasukan merah di Poso dan Maluku. Generalisasi itu nyaris sama jahatnya, karena akan cenderung pada fitnah, dan akan menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Waktu pikiran kita jadi diskriminatif, kita sudah mengamini kaum-kaum seperti zionist dan para pasukan merah yang membunuh hanya karena perbedaan.
Sebagian orang Yahudi juga sangat menentang zionisme. Di Durban mereka bergabung bersama demonstran anti rasialisme kaum zionist. Mereka kemudian bukan hanya dimusuhi kaum zionist karena sikap menentangnya, tapi juga dimusuhi kaum anti zionist yang menganggap semua orang Yahudi itu pro zionist.
Tambahan foto: Y Weiss dari New York, ikutan ke Durban.
Veritas News Service membahas siapa yang diuntungkan dengan peledakan WTC, seperti yang kita bayangkan dilakukan Hercule Poirot beberapa hari y.l. Siapa ? Bukan salah satu bangsa Arab atau orang Islam yang mana pun, kata si penulis, biarpun ia mengaku sempat berpikir ke arah itu atas arahan dari media-media di negaranya.
Lalu ia menyusun daftar pertanyaan. Banyak yang tidak masuk akal dari laporan media dan FBI. Aku belum mau pasang di sini, soalnya panjang juga, tapi aku pasang di versi Inggris halaman ini pada tanggal yang sama.
Dia tidak menuding kaum zionist saja. Banyak yang mungkin justru memperoleh keuntungan dari serangan itu.
Selesai pengajian, jalan ke Nottingham Castle. Nggak sekokoh dan setua Warwick Castle. Isinya lebih banyak tentang pameran seni, sejarah, dan hal-hal menarik lainnya.
Kota Nottingham yang cantik ini sayang sekali dilewatkan hanya berada di dalam castle. Perlu juga kaki dibikin capek dengan keliling ngeliat bangunan dengan arsitektur yang kaya dari berbagai zaman. Jadi ikutan kaya :).
Tapi cuaca nggak ramah lagi. Jadi lari aja ke tempat pelarian standard: Waterstone’s. Waterstone’s di Nottingham kayak toko buku di negeri impian aja, very excellent dibandingkan Waterstone’s lain yang pernah aku masukin (di Cambridge dan Manchester nggak berhasil masuk –red). Koleksi bukunya tiga kali yang di Coventry. Betah juga nunggu waktu pulang.
Tapi abis pulang, badan protes, nggak mau bergerak lagi. Perlu istirahat panjang.
Juga dibahas dalam pengajian ini mengenai upaya pemberdayaan kembali masyarakat di Poso. Mereka masih trauma setelah kehilangan keluarga yang disayangi. Tapi para ibu-ibu di Poso itu (bapak-bapaknya sudah dipunahkan oleh pasukan merah) masih mau memiliki semangat hidup. Alam Poso masih kaya, tapi kehidupan masyarakat sudah hancur sama sekali.
BTW, hmmm, bukan cuma bapak-bapak yang dibunuhi pasukan merah di Poso. Sekumpulan foto menunjukkan para ibu dan anak-anak yang disiksa dan dihancurkan badannya sampai meninggal. Syahidlah kalian semua, menghadap Yang Maha Kasih Maha Sayang di syurga-Nya.

Nottingham University, pengajian bulanan Kibar. Yang jadi pokok bahasan adalah soal ekonomi Islam. Ada banyak perbedaan gagasan mengenai konsep ekonomi Islam ini. Yang pertama adalah formalisasi hukum Islam untuk sebagai dasar penyusunan prinsip-prinsip ekonomi. Kedua, dengan memandang dasar Islam adalah ayat kauliah (Al-Quran dan hadist) dan ayat kauniah (sistem semesta), maka ekonomi Islam merupakan sistem ekonomi yang bersifat efektif dan fair, yang dengan demikian telah menggunakan prinsip Islami. Ketiga, barangkali adalah memperluas prinsip kedua dengan aspek-aspek yang terpinggirkan oleh sistem ekonomi masa kini. Dalam semua hal, norma-norma Islami harus diterapkan dalam kegiatan-kegiatan ekonomi.

Ke Nottingham. Kota ini sebenernya menarik sekali, biarpun suhu udara nggak terlalu nyaman. Di mana-mana orang menyajikan legenda Robin Hood dan dunia kesatrian sebagai penarik pengunjung.
Tapi ini bukan kota wisata. Lebih banyak penduduk setempat yang sibuk dengan pekerjaan sehari-hari mereka. Barangkali ini contoh kota aktif yang optimal.

Beresin KTPDI bentar, sebelum persoalan-persoalan kecil mulai melebar lagi ke mana-mana. Dikit lagi. Trus bisa mundur dengan tenang.
© 2026 Kuncoro++
Theme by Anders Noren — Up ↑