Page 174 of 211

3813959

Salah satu perokok mencoba ikut memutarbalikkan fakta matematika. Memang ada korelasi statistik antara konsumsi rokok di suatu area dengan jumlah penderita kanker paru-paru, katanya. Tetapi itu tidak selalu menunjukkan hubungan sebab akibat, lanjutnya.

Memang tidak selalu korelasi statistika menunjukkan sebab akibat. Kita ingat korelasi statistika pada kromosom pembawa kecerdasan, yang ternyata juga korelasional dengan simetri jari. Data statistika bisa tersesat menunjukkan bahwa IQ dipengaruhi oleh simetri jari. Juga ada korelasi statistika bahwa di Amerika Utara manusia dengan kromosom seks XX lebih pintar merajut daripada yang kromosomnya bukan XX. Tapi ini tentu bukan soal kromosom, tapi soal budaya.

Kembali ke rokok, ada tiga kemungkinan untuk menjelaskan korelasi itu. Pertama, barangkali konsumsi rokok menyebabkan kanker paru-paru. Kedua, barangkali kanker paru-paru menyebabkan orang suka mengkonsumsi rokok. Ketiga, barangkali masyarakat yang beresiko tinggi kena kanker paru-paru juga beresiko tinggi kena kecanduan rokok. Rokok memang konyol.

3813921

Tapi angka juga bisa dipakai untuk menjelaskan klaim-klaim non matematik. Misalnya, di Inggris beberapa orang masih bangga bahwa mereka keturunan raja anu. Misalnya mereka punya satu bapak satu ibu, dan masing-masing punya satu bapak satu ibu, maka jumlah nenek moyang mereka akan berderet 2, 4, 8, 16, dst, mencapai 30 miliar pada generasi ke 40. Tentu banyak yang punya “jabatan rangkap” pada angka itu, karena jumlah manusia (termasuk yang sudah meninggal) pun belum tentu mencapai 30 miliar pada 40 generasi. Tetapi angka yang jauh lebih kecil dari itu pun sudah cukup untuk menyusun probabilitas bahwa lebih dari 99 orang Inggris adalah keturunan salah satu raja. Atau juga bahwa lebih dari 90 penduduk dunia adalah keturunan nabi Ibrahim dalam waktu 36 abad (berapa generasi tuh). Padahal kata orang Yahudi keturunan Abraham adalah bangsa terpilih. Horreee, kita semua bangsa terpilih …

3813853

James Bond, si badut terkenal itu, pernah becanda: Jangan percaya pada angka. Survey, riset, dan berbagai analisis kadang menunjukkan hasil yang fantastik, walaupun fakta sesungguhnya tidak begitu mengesankan.

Misalnya, ITU menulis bahwa Islandia dan negara-negara nordik lain memiliki penetrasi Internet tertinggi di dunia, yang diakibatkan oleh ekonomi yang baik, keterpencilan geografi, cuaca yang buruk, dan penguasaan Bahasa Inggris yang baik. Tetapi ITU lupa menuliskan bahwa negara-negara nordik juga adalah konsumen kopi per kapita tertinggi. Lalu apakah orang nordik suka pakai Internet karena mereka doyan kopi Java? Kedua fakta itu hanya berkaitan pada satu hal: tingkat kelahiran di negara-negara itu adalah yang terkecil di dunia (bahkan negatif). Jadi persentase penduduk dewasa sangat tinggi, dan akibatnya tingkat konsumsi /Internet|Kopi|dll/ juga jadi tinggi.

Di Telkom, para networker pernah dipaksa mengejar target ASR (yaitu rasio jumlah panggilan berjawab terhadap penggunaan server). ASR sendiri hanya mengejar bagian yang tidak penting dari network (dibandingkan trafficability, availability, etc). Kalau kita menelepon, dan semuanya berjalan baik, ASR naik. Tapi kalau kita menelepon teman, dan si teman malas mengangkat telepon, ASR turun. Dan lucunya, kalau si teman menjawab, dan sepuluh detik kemudian terputus karena alasan teknis, ASR sudah telanjur naik. Konsep ASR sendiri mulai ditinggalkan waktu Telkom berpindah ke bisnis broadband.

3779470

Site ini dibikin jadi mirip Site Komunikasi, cuman warnanya jadi sangat ungu. Pasti gara-gara Mas Dhani yang ngajakin bikin purple-club. Versi bahasa Inggris dihapus sementara, dan akan dipindah ke kuncoro.online.fr, yang mungkin warnanya nantinya nggak akan ungu. Humor filosof juga hilang, soalnya bakal ikut masuk ke English version. Kan di versi Indonesia ada Nazaruddin.
BTW, gimana ya ceritanya Nazaruddin yang pakar Linux itu. Udah sampai mana pengembaraannya dia …
Eh lucu, Novi juga modif tampilan website hari ini. Mas Dhani juga baru implant PHP dan Blogger. Dan si hacker Edy Liu tumben mulai ngisi blogger-nya lagi. Apa musim sedang berganti kayak bunga-bunga yang lagi bertumbuhan di Coventry?

3758866

Mirage mendirikan Ikatan Cendekiawan Patah Hati. Itu makhluk makin nyentrik dan makin syahdu aja. Tapi aku pikir patah hati tidak bisa diatasi dengan ide, kerana patah hati nan akut pun turut mempengaruhi proses pembentukan ide itu sendiri. Kadang bahkan multiframe pikiran pun kurang mampu mengatasi. Sistem operasi perlu direset. Pelarian yang diperlukan barangkali perlu berujud fisik. Ikutan military service beberapa bulan misalnya, atau ikut kegiatan pecinta alam yang mendaki karang terjal. Tapi bikin ikatan? Wow, ajaib sekali, haha :).
Orang kayak aku mestinya harus banyak bersyukur, soalnya nggak kena patah hati. Paling kena gejala kangen yang akut :`).

Leamington Spa

Di sebelah kiri bis, kebun yang luas yang seluruhnya berwarna kuning tanpa cela. Di kanan, peternakan luas tempat puluhan sapi bersantai, ditemani burung-burung hitam, dan ratusan kelinci coklat yang ikut bermalasan di atas rumput (gemes). Si pelarian melintasi puri Kenilworth sambil mengintip si puri di kejauhan. Kota Kenilworth terlewati, melintasi jalan raya, dan masuk ke kota yang asri. “Alcohol is illegal here” adalah sapaan pertama.

Konon sejak pendudukan Romawi, kota Leamington adalah tempat peristihatan. Sampai sekarang gaya hidup di kota ini memang lebih anggun dari Coventry, atau bahkan Birmingham. Gedung-gedung berwarna krim. Di toko Waterstone’s banyak buku-buku yang sulit dicari di Coventry (barangkali di Coventry bukunya dihabisin para engineer dan student).

Art centre di Leam — begitu sebagian orang menyebut kota ini — tidak terlalu mencolok. Isinya pun tidak sebanyak di Coventry. Tapi buat cita rasa aku, karya yang dipamerkan sangat menarik, dan pantas dicermati satu-satu (kemewahan yang hanya bisa dirasakan kalau sedang sendirian). Lukisan Hughes, The Property Room, tampak bercahaya dan turut menyinari ruangan. Di sebelahnya, Rally menggambar anak perempuan yang sedang tertidur di bawah cahaya lampu-lampu kecil. Dan satu dinding dilobangi untuk memuat lukisan Lowry yang bolak-balik (satu kanvas). Itu sebenarnya lukisan yang gagal, dan Lowry menggambar kembali di baliknya, tapi terbalik (upside down). Yang punya museum aja iseng. Di sebelah ruang lukisan ada tempat apresiasi seniman. Dan di seberangnya ada pameran kemarik yang bentuknya aneh-aneh dari Cooper.

Kalau toh kita harus terdampar, pilihlah tempat terdampar yang mampu membangkitkan kehidupan di dalam diri kita. Tapi lutut … aduh …

Birmingham Symphony Hall

Apa yang menarik di Birmingham? Simphony-hall yang megah, jelas. Tapi yang paling menarik adalah sepasang angsa hitam yang berenang di kanal berarir hijau, dengan tiga anaknya yang masih berwarna kuning. Di atas jembatan, kita dipaksa diam menyaksikan si angsa. Dan sadar, hidup itu indah sekali.
Tapi kapan aku boleh jadi angsa hitamnya lagi …

Pasai & Perlak

Saduran dari mail Wisnu Pramudya di milis Kibar:

Menurut buku-buku sejarah Aceh yang ada, juga menurut almarhum Prof Ali Hasjmi, Kesultanan Samudera Pasai dan Kesultanan Perlak dalam konstitusinya secara formal menyebutkan afiliasi dan pengakuan pada kepemimpinan Kekhalifahan Utsmani.

Masjid Raya Banda Aceh (sebelum dibakar oleh penjajah Belanda, dan lalu dibangunnya lagi) pada zaman Aceh Daarussalaam dikelilingi oleh Universitas Islam Internasional yang sebagian guru-guru besarnya datang dari Turki Utsmani. Begitu juga Akademi Militer Aceh Darussalaam memiliki puluhan perwira Angkatan Bersenjata Turki Utsmani yang digilir sebagai instrukturnya. Sisa-sisa komunitas keturunan Turki Utsmani masih bisa dilihat dari orang-orang Aceh di Aceh Tengah (Tanah Gayo) yang mirip orang Eropa.

Jadi, Samudera Pasai dan Perlak memang berdiri sendiri tetapi mereka mengakui kepemimpinan Turki Utsmani. Wacana Negara-Bangsa yang dibatasi letak geografis di masa itu belum ada di kalangan dunia Islam. Satu-satunya wacana yang ada waktu itu adalah konsep “wihdatul ummah”. Kalaupun interaksi kerajaan-kerajaan Islam itu dengan Turki Utsmani tidak seintensif seperti dengan Aceh itu semata-mata karena keterbatasan teknologi komunikasi saja. Wacana Negara-Bangsa yang dibatasi letak geografis baru muncul di kalangan dunia Islam sesudah bangsa-bangsa Muslim dijajah.

« Older posts Newer posts »

© 2026 Kuncoro++

Theme by Anders NorenUp ↑