Blogger Academy

Sun 13 July 2008, 16:07 UTC

Cerita tanggal 11 Juli.

Ini untuk pertama kalinya aku ke Yogya tanpa menyempatkan diri masuk ke kraton. Cuman sampai halaman depan. Dan sempat pamit ke Sultan (dalam bayangan): “Boss, kali ini abdi nggak sowan ya. Rada sibuk neh.”  Detik2 terakhir di Yogya dipakai buat berkeliling kampus UGM, dan langsung meluncur ke Bandara Adisucipto. Check in tanpa antri, aku dipersilahkan menunggu di Garuda lounge. Kelihatannya aku bukan blogger 100%: yang aku cari bukan akses Internet duluan, tapi kopi panas. Kopi diramu sendiri, dibawa ke sofa, kubanting badan, kusesap kopi … segar. Seorang Bapak masuk. Kutatap, rasa2 agak kenal, dan beliau menatap balik. Kuanggukkan kepala memberi salam, dan beliau membalas, sebelum akhirnya aku ingat: Ini Sri Sultan Hamengku Buwono X. Duh, yang punya negeri. Tapi tak lama aku di situ, dan memutuskan membuang waktu di Periplus. Belum 1 menit, sudah 3 buku kugenggam. Hicks, serakah itu tak baik. Jadi hanya 1 kubawa ke kasir: Wikinomics. Amex-ku ditolak. Hmm, memang tak keren Amex ini sejak dikelola Bank Danamon. Jadi pakai HSBC – diskon 10% :).

Di angkasa, buku itu tak terbaca juga. Penerbangannya singkat. Aku duduk dekat jendela kiri, jadi tak bisa melihat Merapi dari atas. Yang kelihatan malah keraton lagi, diapit alun2 utara dan alun2 selatan. Tapi tak lama, tampak sebuah gunung lagi. Nanti kita cari namanya deh :). Trus pantai utara. Trus Jakarta. Bergegas turun, nyaris balapan lagi sama … Sultan, hush. Istirahat di luar, dan membiarkan seorang bocah kecil yang gagah meluangkan waktunya untuk menyemir sepatuku. Damri mengantarku ke kawasan Slipi. Dan aku mulai sleepy. Turun dari bis, ojek mengangkatku menyelip di kawasan Palmerah yang padat, dan aku turun di kantor Kompas Gramedia.

Di kantin Sasana Budaya, Mas Pepih menyambut. Ada Mas Budi Putra dan Mas Adam Infokomputer juga. Es kapucino digelontorkan ke darah buat melawan kantuk. Dan waktu2 berikutnya, bergabung juga rekan2 blogger dari Asiablogging. Menjelang matahari tenggelam, semuanya beranjak, ke Ancol.

Di Ancol, kami melandas di Segarra. Pak Taufik Mihardja (Direktur Executive Kompas.com) dan Pak Budi Karya (Direktur Utama Jaya Ancol) sudah menanti, dikelilingi tim yang cukup lengkap. Tapi acaranya tak formal. Berbincang2 segitiga antara Ancol, Kompas, dan para blogger ABN. Materi perbincangan ditulis lain hari deh :). Intinya adalah ketertarikan pihak Jaya Ancol untuk memahami dan memainkan komunikasi melalui media online, baik media online maupun blogging (para blogger sendiri diundang oleh Kompas). Rincian menyusul. Capuccino kedua menyegarkan pikiran. Tapi perbincangan dihentikan untuk melihat atraksi Police Academy – aksi stuntmen dari Italia yang dikemas mengikuti film Police Academy. Rame sih, asal sebentar melupakan soal global warming dan makin langkanya BBM. Makan malam menyusul, dengan Mbak Mety (manager promosi Ancol) kita daulat sebagai pemberi rekomendasi. Yang beliau rekomendasikan a.l. crab, dan – yang aku ambil – lamb tongseng. Rame sih, asal sebentar melupakan soal kolesterol. Perbincangan informal diteruskan, sampai kemudian Fauzi Bowo, Gubernur DKI, mendadak bergabung. Tapi beliau didaulat bergabung berfoto saja :), bukan didaulat blogging :). Di situ diskusi ditutup dan diakhiri.

Diskusi2 tentang blogging memang selalu menarik, dan masih akan menarik. Benda satu ini membuat seorang user menjadi publisher, dengan cara yang mudah dan murah, dan langsung bisa saling mengait dengan jalinan informasi internasional. Salah satu misi kita memang mendorong agar demokrasi dan sosialisme informasi (sekaligus kapitalisasi Web 2.0) ini jalan. Jadi tidak pernah ada keinginan untuk mengeksklusifkan para blogger, atau memberi kemanjaan kepada para blogger. Sebaliknya, para blogger (dan user lain yang diajak menjadi blogger) diharap jadi punya power lebih untuk lebih dapat membantu masyarakat sekitarnya menikmati taraf hidup (ekonomi, pendidikan, dll) yang lebih baik. Siap, para blogger?

RSS feed | Trackback URI

Trackbacks:

26 Comments

Comment by Yudha P Sunandar
2008-07-13 19:17:19

bawa oleh2 kan mas?
wuih, mas koen seneng liat gunung merapi juga yah…??? gunung itu juga favoritku kalo lagi ke yogya. ngeliatnya, hidup ini terasa damai…

 
Comment by Daus
2008-07-13 23:04:32

Wah sayang saya nggak bisa ikut. Padahal beberapa hari sebelumnya sempat ketemu Mas Fik (Taufik Mihardja).

Comment by Koen
2008-07-14 05:31:59

Ah, dikau mah memang tak pernah sempat ikut :p. Oom Taufik itu panggilannya pakai v deh: Vik.

 
 
Comment by Aki Herry
2008-07-14 01:38:47

Siap! komendan…..

 
Comment by Aki Herry
2008-07-14 01:39:54

Siap! Pak Komendan…..

 
Comment by .nita
2008-07-14 02:22:24

OOT :
duh, fotonya bagus… cuaca sangat mendukung nih kayaknya… :D

Comment by Koen
2008-07-14 05:32:54

Cuaca hati? Haha :). Iya sih. Yogya sendiri selalu berawan dan berkabut tipis. Jadi tak banyak foto bagus yang bisa diambil di bawah.

 
 
Comment by yulyanto
2008-07-14 04:19:30

hi mas koen?….

gimana trip jakarta-bandungnya?….

BTW, mohon bimbingan untuk menjadi profesional blogger seperti mas koen dkk yo’………

kapan-kapan kalo aku lagi maen ke Bandung boleh mampir yo…

nice experience,
yy

Comment by Koen
2008-07-14 05:33:26

Hush. Saling membimbing aja yuk. Btw, kok pakai Multiply sih? :D

Comment by yulyanto
2008-07-14 09:34:32

iya mas aku lagi prepare buat personal website nech……,
ada saran ga apa ajach yang harus disiapin awal-awalnya…????

dari dulu ga pernah bisa realisasi nech………

yy

(Comments wont nest below this level)
 
 
 
Comment by erly
2008-07-14 08:24:14

Btw, itu yang ada lapangan dengan bangunan di tengah2 itu apa ya?

Comment by Koen
2008-07-14 08:29:17

Itu alun2 utara (utara = bawah). Foto tampak dekat dan gelap ada di posting 1 hari sebelumnya. http://kun.co.ro/2008/07/10/valuetainment/

 
 
Comment by iman brotoseno
2008-07-15 04:40:37

Tantangan mengenai bloger…semestinya memang bloger tidak menjdai menara gading bagi masyarakatnya..Suara Blogger tidak harus berputar putar dikomunitasnya saja

Comment by Koen
2008-07-15 13:06:42

Dengan menyandang judul ‘demokrasi informasi’ memang blogger harusnya tidak membentuk eksklusivitas baru, tapi justru merendahkan fasilitas internet untuk bisa dijangkau lebih banyak manusia, dan bersiap menerima banyak2 mutiara2 baru dari hasil publikasi amatir kelompok2 masyarakat yang tadinya awam internet itu.

 
 
Comment by D
2008-07-15 06:59:48

Ajak-ajak kita dong mas Koen… *kedip-kedip*..

Comment by Koen
2008-07-15 13:07:28

Dina udah bukan pada level minta diajak lagi; tapi udah harus mulai mengajak, mendorong, memprovokasi, dll

 
 
Comment by Red Antares
2008-07-15 09:32:32

Daku baru tau loh kalo di Jawa itu ada gunung namanya Gunung Tampak Atas ;).

Comment by Koen
2008-07-15 13:08:10

Huuuush, sesama tukang foto kelas jendela, dilarang saling menyikut :p

 
 
Comment by windra
2008-07-15 16:11:45

Pak, numpang OOT…

saya ada pertanyaan tentang blog anda yang di dagdigdug mengenai feedjumbler….thanks

 
Comment by deniar
2008-07-17 04:23:55

Siap donk!

 
Comment by fragaria
2008-07-17 07:11:22

wah kebalik (iya apa?). saya di jogja sempet mampir ke keraton… tp ga ketemu sultan sih :P

 
Comment by jaimy
2008-08-02 00:55:12

selalu, pasti seputaran yang satu itu…. kopi…. :)

 
Comment by Pepih
2008-08-08 10:06:28

Met sore, mas…. apa kabar?

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.