4491783

Pertanyaan yang masih diselisihkan adalah soal gravitasi. Karena gravitasi per partikel cenderung paling lemah, maka fisikawan partikel mengalami kesulitan melakukan eksperimen untuk mencari property komponen ini (C++ merasuk).
Gravitasi diformulasikan nyaris bersamaan dengan gaya, oleh Newton. Satu abad berikutnya baru elektrik dan magnet, kemudian elektromagnetika diformulasikan. Abad berikutnya, nuklir lemah dan nuklir kuat. Tapi waktu elektromagnetik, nuklir lemah, dan nuklir kuat dipadukan dalam GUT, gravitasi masih juga menjadi teka teki. Gravitasi mudah teramati manusia karena dia cukup besar, dan sering bikin orang jadi memar atau benjol. Tapi sebenarnya gravitasi itu lemah dibanding gaya lain. Di level partikel, ia nyaris tak terasa, dan selalu diabaikan dalam kalkulasi. Kecil sih. Hanya, kalau gaya lain saling menarik dan mendorong sehingga saling membatalkan, maka gravitasi hanya bisa menarik, dan akibatnya terus membesar. Di level galaksi, hanya ada gravitasi. Gaya lain diabaikan, karena terlalu kecil.

Zaman Newton, gravitasi adalah property dari massa. Setiap benda bermassa, kalau melihat benda lain, ia mengukur massanya dan jaraknya, lalu menghitung: seberapa kuat ia akan menarik benda lain itu. Lalu mengikuti Faraday yang memakai medan listrik dan medan magnet, orang memakai konsep medan gravitasi. Einstein meneruskan: benda bermassa melakukan lengkungan pada ruang waktu di sekitarnya, mengubah posisi gerak benda-benda di sekitarnya, dan itu disebut gravitasi. Tapi kalau benda bermuatan terjadi karena interaksi foton, tidakkah sebenarnya justru massa juga merupakan interaksi antara gravitasi dengan partikel? Jadi bukan ?kalau tidak ada massa maka tidak ada gravitasi?, melainkan ?kalau tidak ada gravitasi maka tidak ada massa?.

Gravitasi menambah teka-tekinya dengan memisah diri gaya lain waktu big bang masih di bawah batas Planck. Waktu gaya lain mengembun meledakkan semesta, gravitasi sibuk menariknya kembali. Barangkali, gravitasi adalah reaksi dari massa. Atau sebaliknya, massa hanyalah reaksi dari gravitasi. Tapi lalu mengapa mereka berpisah. Mengikuti fluktuasi? Lalu …

%d bloggers like this: