Page 113 of 180

78932493

Bastille diserbu. Kenapa bukan Versaille dulu? Atau Louvre? Yang penting
mulanya bukanlah menghancurkan apa yang mereka punya, tapi mengambil kembali
kearifan yang terkurung dan terhinakan. Tapi apa kearifan bisa dibangun kembali
dari simbol?

Kearifan tidak pernah bisa dikurung, dan tidak ada hubungannya dengan label
dan simbol. Maka orang yang lebih kecewa mencari nilai baru dengan membersihkan
yang lama. Istana dijarah. Bangsawan dipancung. Sampai ukuran imperial pun diganti
jadi sistem metrik. (Juga satu minggu diubah jadi 10 hari, tapi urung).

Kearifan tidak bisa disusun dengan pengrusakan. Maka yang terjadi adalah kekacauan.
Teror berkuasa. Dan untuk mengembalikan bentuk masyarakat, diktator baru harus
diangkat. Napoleon memasang mahkota di kepalanya sendiri.

Wellington’s Victory

Wellington’s Victory — rentetan panjang dentum-dentum canon nyaris tanpa henti mengiringi orkestra Beethoven. Setelah mengganti judul simfoni ketiga dengan Eroica, menolak Napoleon yang memahkotai diri sendiri, Beethoven melangkah dengan gagah menjatuhkan pasukan Napoleon. Pasukan yang separuh ragu dan separuh penuh semangat kekanakan, dijatuhkan di depan pasukan yang sekedar menjalankan tugas dari kanjeng sultan di seberang lautan. Trus God Save The King yang lembut dialunkan beriringan dengan fugue yang dinamik.

78854637

Tulisan dari majalah Computer ini udah lama pingin aku tulis di sini, tapi lupa-lupa terus. Sekarang aja deh. Temanya tentang Hukum Murphy. Hukum itu secara umum menyatakan bahwa ?segala yang bisa salah, akan salah.? Dan selanjutnya, ?kesalahan akan datang pada tempat yang paling tidak diharapkan pada waktu yang paling tidak diharapkan.? Maksud Murphy adalah agar quality control di bidang engineering benar-benar diperhatikan.

Tapi interpretasi yang salah atas hukum Murphy justru meningkatkan jumlah kegagalan teknis. Pada kasus Challenger misalnya. Pekerjaan yang sangat besar itu melibatkan banyak pihak, dan tentu akibatnya adalah tingginya probabilitas ketidaksinkronan. Tapi tes-tes selalu menampilkan hasil yang baik. Padahal, pikir para penguji itu, kalau hukum Murphy benar, tentu telah terjadi kesalahan pada tes-tes yang panjang dan rumit itu. Tapi tidak, semua tes menampilkan hasil yang baik.

Maka meluncurlah Challenger ke luar angkasa. Dan pada kali yang kesekian, barulah ramalan Murphy yang asli terbukti. Kesalahan terjadi pada waktu yang paling tidak diharapkan, yaitu waktu implementasi asli, bukan waktu tes.

Pleumeur-Bodou

Today, 40 years ago, at the Radome in Pleumeur-Bodou, France received the first transatlantic transmission of a TV signal via the Telstar satellite. It illustrated the potential of a future world-wide satellite system to provide communications between continents.

The first Radome was only temporary, and was installed in order to house the construction site for the antenna. Both this temporary shelter and the final Radome measured 64 meters in diameter. The final Radome, installed in France in the summer of 1962, is now a museum. It is made of Hypalon coated Dacron and weighs over 30 tons.

78764485

Kalau amazon.com memerlukan waktu nyaris 2 bulan untuk mengirim buku ke Bandung (via pos, bukan DHL), amazon.co.uk cuma memerlukan 12 hari. Luar biasa? Yup. Tapi ternyata amazon.fr bisa memecahkan rekor itu dengan 10 hari.
Kapan ya ada yang mau bikin amazon.com.sg? :)
Atau amazon.co.id sekalian. Masa sih harus takut sama fraud? Tapi … berapa sih orang Indonesia yang mau bener-bener beli buku? Apa cukup prospektif untuk membuat toko buku online segede dan selengkap Amazon?

78725089

Antisosial?

Pada masyarakat dimana mayoritas anggotanya melakukan tindakan-tindakan antisosial, orang yang tidak mau terlibat akan dituduh antisosial. Pada saat itu sebutan antisosial boleh jadi kebanggaan.

Ah, label lagi :). Dalam transportasi data paket, memang label benar-benar membantu untuk membentuk routing yang efektif dan sekaligus fleksibel. Tapi di luar bidang itu, label nyaris selalu disalahgunakan untuk meroutingkan perspektif kita ke kesan yang telah diarahkan (atau tepatnya disalaharahkan, baik sengaja atau tidak). Dan pada saat itu, label lebih baik digunakan sebagai paradoks.

Kesimpulannya … jadilah individu antisosial, yang bersama individu antisosial lain bersama-sama membentuk masyarakat yang lebih baik.

Terjemahan Mizan

Iseng baca Surely you’re joking Mr Feynman yang diterjemahkan Mizan sebagai Cerdas Jenaka Cara Nobelis Fisika. Beberapa cerita buku itu udah disadur bebas di site ini tahun lalu, misalnya soal Feynman dan Faust. Juga soal seminar Feynman yang pertama yang dihadiri Pauli, Einstein, Neumann, dll.

izan bisa punya beberapa motif sekaligus untuk menerjemahkan dan menerbitkan buku ini. Pertama, tentu, memperkuat posisinya sebagai media pembangkit kreativitas yang sehat. Hummm, yeah, sehat. Kedua, dalam misi itu, Mizan jadi punya wewenang menentukan bentuk terjemahan, termasuk mengedit bagian-bagian yang dirasa kurang pas dengan kreativitas sehat dalam visi Mizan. Petualangan Feynman yang vulgar menghilang dari buku itu.

Jadi ingat buku Mengenal Foucault yang diterbitkan Mizan juga. Buku aslinya banyak gambar vulgarnya sebenernya. Tapi gambar pun diedit Mizan, dipersopan dikit.

Peta Internet

Peta Internet, dibuat dengan visualisasi traceroute. Peta ini dibuat dari sebuah komputer di Bell Labs di New Jersey, ke 130000 host di Internet. Setiap titik ujung menunjukkan network lain, baik network kecil maupun network perusahaan besar; dan setiap titik temu menunjukkan router. Bell Labs juga menggambarkan apa yang terjadi pada network perusahaan yang mengalami merger dan sebagainya, termasuk juga network yang routingnya mengandung keanehan, baik yang disengaja maupun tidak. Cukup menarik. Konon gambar-gambar ini juga dijadikan poster dan dijual di http://www.peacockmaps.com/.

« Older posts Newer posts »

© 2026 Kuncoro++

Theme by Anders NorenUp ↑