Reinventer La Vie

Apa aku harus peduli pada pergantian milenium ? Apakah aku sebegitu pedulinya dengan bakuan umum ? Hey, aku tidak merayakan perubahan, seperti anggur yang dituang untuk merayakan mawar yang layu esok pagi (istilah siapa yah). Aku cuman peduli untuk melakukan perubahan terus menerus atas kehidupan — reinventer la vie. Manusia, sabda Rasulullâh, hanya dikatakan bernilai kalau mampu memiliki hari ini yang lebih baik daripada hari kemarin.

%d bloggers like this: