The Art of Deception

Di mana titik paling lemah (Britons dengan sukacita menyebutnya the weakest link) dari sebuah sistem? Teknologi yang ketinggalan jaman? Yeah. Program yang dibuat asal-asalan? Yup. Tapi yang selalu paling lemah adalah manusia. Dan proses yang memungkinkannya. Itu salah satu yang menarik dari film Catch me if you can. Orang IT menyebutnya sebagai social engineering: bagaimana, dengan cara halus dan cerdik, kita bisa mengambil data cruicial dari orang-orang dalam, tanpa mereka tahu bahwa sedang dimanfaatkan.

Kalau kita bisa menikmati film itu (kayaknya itu satu-satunya film yang aku tonton di tahun 2003 ini, so far, pasti kita bakal tertarik juga buat baca buku Kevin Mitnick: The Art of Deception. Mitnick, kayaknya tokoh yang nggak perlu dijelaskan lagi. Konon teknik penerobosan yang lebih sering dia pakai, lebih dari pembobolan secara teknis, adalah social engineering. Dan buku ini justru lebih banyak menyoroti engineering di bidang non-engineering ini. Kumpulan informasi tak halal hasil social engineering ini yang kemudian dipakai untuk pembobolan lebih lanjut.

%d bloggers like this: