Par les Rues et par les Chemins

Claude Debussy lagi yang mewarnai ruangan, dan kali ini Par les rues et par les chemins. Dari judul-judulnya pun udah kelihatan bahwa Debussy menjauh dari tema-tema besar model Wagnerian, dan memilih hal-hal yang berbau impermanence (jadi ingat Calvin&Hobbes, tapi ini lain kali aja). Misalnya apa yah. Kabut. Parfum di malam hari. Sirine. Dan tentu deretan dari La Mer: ombak yang berbincang dengan angin. Musiknya nggak jauh berbeda dari judulnya, mengalir sesuai ide, dan membawa nuansa-nuansa ketidaktegasan, keberlaluan. Aku kadang heran bahwa musik kayak gini bisa dinotasikan — aku pikir tadinya improvisasi spontan aja :). Musik yang centil dan lembut, terputus mendadak digantikan yang lain. Dalam arti terputus, dan tergantikan, nyaris tidak ada hubungannya dengan yang sebelumnya. Orkestra jadi kayak orang main solo bergantian. String main seolah di kejauhan.

%d bloggers like this: