On Masterpiece

Nyetel Wagner di tempat ini memang sebenernya pas. Kita ingat, Der Ring dibuat Wagner di pengasingan, dalam kondisi seadanya, waktu tidak ada harapan sama sekali untuk bisa menyusun performa yang sesungguhnya. Tapi Der Ring justru diciptakan untuk menunjukkan bahwa nilai (romanticism, balik lagi ke nilai) kemanusiaan bukan terletak pada sumber dari luar dan penghargaan dari luar, tetapi dari pemenuhan potensi. Maka terciptalah masterpiece yang dikagumi selama satu abad lebih dikit.
Aku nggak pernah merasa Der Ring itu bagus, tapi aku selalu bisa menikmatinya sepenuhnya, setiap saat. Dan aku nggak tau rahasianya. Dari segi artistik, pasti aku lebih milih Debussy. Jadi di mana sih Wagner menyimpan puncak keunggulannya ?
Refer: Richard Wagner

%d bloggers like this: