Webhosting Lokal

Rekan-rekan muda kita para pengusaha webhosting kayaknya memang perlu belajar lebih banyak tentang customer care. Bukan berarti mereka masih bloon, bukan. Sebaliknya, mereka
justru termasuk otak-otak jenius, para hacker kelas 37337, dan ditakuti di seluruh penjuru jagad maya — setidaknya demikian yang dikoar-koarkan di mana-mana.

Contoh yang menarik adalah webhosting NC, tempat aku menempatkan komunikasi.org. Ngasih paket murah sih, dengan fasilitas bagus-bagus: server dengan link kecepatan tinggi, mail yang besar, SMTP, 5 mail list. Abis satu tahun, harga direschedule, jadi aku harus bayar dua
kali lipat, dengan fasilitas yang dikurangi: mail list tinggal 2, dan interfacenya jadi aneh. Nggak lama, SMTP dimatiin, tanpa pemberitahuan. Dan abis itu, mail list yang sedang aktif dimatiin
juga, tanpa pemberitahuan.

Mau pindah? Emang ada yang lebih baik? Maksudku dalam hal customer care. Kalau soal teknis sih … memang kesalahan teknis harus dianggap biasa terjadi, dan nggak perlu dianggap gangguan serius. Dan aku termasuk kagum dengan NC yang bisa menangani kekacauan teknis dengan cepat dan elegant. Nggak terlalu rapi sih memang. Tapi lumayan lah.

Site kuncoro.com tadinya dipasang di MWN, yang konon dikelola hacker juga. Tapi akses ke sana melambat secara konsisten, trus suatu hari dimatiin. Kenapa? Account dimatiin otomatis pada hari H berakhirnya kontrak. Heh, emangnya kita hafal tanggal kontrak kita mati? Nggak
pakai pemberitahuan. Udah gitu, dia malah menganggap aku nunggak 3 bulan pula. Aku minta database dia diberesin, dan sementara itu akses web dan mail dibuka dulu. Tapi mereka keberatan membuka akses mail. Well, aku nggak pingin yang kayak gini sering terulang. Jadi aku lariin domain kuncoro.com ke tempat lain, dipakai buat forwarder aja ke kun.co.ro.

Anak-anak muda itu suka memaki-maki perusahaan besar yang established, karena nggak pernah bisa memuaskan para customernya. Well, setidaknya mereka kacau karena punya pelanggan banyak. Masa sih, punya pelanggan beberapa ribu aja udah nggak mampu mengelola proses billing atau kapasitas server?

Banyak belajar, termasuk belajar rendah hati …

%d bloggers like this: