5141827

Kalau 14 Juli aja dibahas, kenapa 17 Agustus nggak dibahas? Yaw, soalnya waktu 17 Agustus 1945 memang kita merdeka. Tapi abis itu dari masa ke masa yang terjadi adalah Soekarno merdeka, Soehato/Tommy/Ari merdeka, Gusdur merdeka, dan seterusnya. Kapan donk kita bisa merdeka?

Nunggu aja, nunggu kemerdekaan didefinisikan sebagai paduan liberte-egalite-fraternite. Ada persamaan yang diakui, bukan saja oleh struktur, tetapi oleh masyarakat sendiri. Justru yang terakhir yang barangkali lebih sulit. Kapan terakhir kali kita merasa bersaudara? Kapan kita pernah saling mendengarkan, dan menahan diri untuk tidak meninggikan diri? Kalau kita tidak berhasil menanamkan semangat kemerdekaan-persamaan-persaudaraan dalam jiwa kita, kenapa kita berharap orang lain bisa melakukannya? Kenapa waktu kita diinjak-injak, kita jadi marah?

Kapan kita berhenti berharap orang lain akan menyelesaikan pekerjaan kita?

%d bloggers like this: