2282732

Kenapa Interpretasi Kopenhagen ciptaan Niels Bohr bisa bertahan sampai setengah abad dalam menafsirkan Teori Kuantum? Konon ini karena kesalahan fatal dari John von Neumann. Yup, matematikawan besar itu. Dan orang besar membuat kesalahan besar :). Salah satu pesaing Interpretasi Kopenhagen adalah teori karakteristik tersembunyi, yang menyatakan bahwa bagaimanapun partikel seperti foton maupun elektron punya sifat yang dipegang setiap saat, hanya mereka menunjukkan sifat itu sesuai dengan apa yang bisa dilihat pengamatnya. Salah satunya (lagi) adalah teori punya Louis Victor de Broglie yang mencoba menjelaskan bahwa setiap materi memiliki sifat seperti gelombang. Tapi Neumann memberikan hasil kalkukasi yang menunjukkan bahwa teori karakteristik tersembunyi itu salah. Sejak itu orang tidak lagi punya nyali untuk melawan Interpretasi Kopenhagen.
Baru tahun 1960-an, orang menemukan kesalahan fatal Neumann. Salah satunya, dia mengambil nilai rata-rata dari hasil pengamatan. Dengan tingkat variansi yang besar seperti itu, semestinya orang tidak boleh melakukan pemukulrataan. Justru seharusnya teori kuantum bermain juga di variansi *hihihi*.
Kemudian setelah itu orang-orang baru melongok tandingan Interpretasi Kopenhagen, yang antara lain diajukan David Bohm.

%d bloggers like this: