Month: June 2002 (Page 3 of 3)

Konspirasi e, i, ?

Di SD kita diajari tentang bilangan irasional, yaitu yang kalau didesimalkan membentuk deretan angka di belakang koma dengan panjang tak terhingga. Tapi setidaknya bilangan macam ini bisa ditulis singkat, misalnya 2½. Terus ada juga bilangan transendental, yang lebih irasional lagi ;), soalnya nggak bisa ditulis sederhana dengan bilangan rasional. Contoh yang khas adalah ? dan e. Naik ke SMP, kita dikenalkan dengan bilangan imajiner, yaitu i yang didefinisikan sebagai (-1)½.

Seorang matematikawan mencemooh seorang filsuf, yang konon bermain-main dengan wacana yang diciptakan memang untuk dipermainkan. Si filsuf membalas bahwa matematikawan juga hanya ahli mempermainkan seperangkat simbol yang memang diciptakan khusus untuk itu. Nggak ada yang ada di luar konteks, gitu katanya.

Tapi waktu kita beranjak ke SMA, masuklah sebuah teori konspirasi, heh. Ternyata si ?, e, dan i memiliki hubungan dalam formulasi ei? = -1. He-he :).

77281859

Terakhir, soal politik juga. Di pertemuan-pertemuan Isnet sebelumnya, soal politik ini bisa bikin aku lelap mendadak. Tapi justru di summit ini, Andi Malarangeng mengingatkan bahwa politik Isnet adalah ke arah policy yang menuju misi Islam, yaitu keadilan dan kesejahteraan bagi setiap unsur semesta, segala bangsa, segala agama; jadi bukan politik kepentingan ala partai-partai yang mengaku Islam. Lumayan membuka mata. Politik kecil-kecilan soal itulah yang dulu menggeser ICMI jauh dari misi asalnya. Soal politik dilanjutkan oleh Laode Kamaluddin, meneruskan dengan … eh aku ngantuk beneran.

77281856

Yang paling menarik dari summit adalah paparan tentang kerja lapangan oknum-oknum Isnet. Dimulai dari Mas M Bachroni yang memaparkan Klinik Isnet, yang disponsori oleh KZIS, berlokasi di Yogyakarta. Trus Pesantren Duriyat Mulia (Mas Pudjo Rahardjo), yang membuat pilot project pemberdayaan masyarakat kurang mampu di kawasan Ciwidey dan Pangalengan. Ada juga Ito Ida Sitompul yang membangkitkan swadaya komunitas lokal dengan Pondok Baca di Arcamanik, yang menjangkau segala lapisan masyarakat. Terakhir, Mas Imam Prasodjo memaparkan aktivitasnya di Yayasan Nurani Dunia yang melakukan recovery pada masyarakat korban konflik di Maluku dan Malut.

77281855

Isnet summit (kemaren) diawali perbincangan dengan Abu Syauqi, founder Rumah Zakat Indonesia (d/h DSUQ), sambil disetirin beliau ke Wisma Mandiri, tempat summit benerannya. Beliau orangnya pragmatik, dalam arti melihat realitas dan bersikap empatik sambil tetap idealistik. Jadi kita berbincang tentang program pengembangan masyarakat di Bandung Selatan, organisasi dan konsolidasi ZIS, sampai soal-soal Islib, dan tentu soal Isnet sendiri. Dari hasil bincang-bincang, kelihatannya beliau jadi pingin tahu banyak tentang Isnet yang sok misterius itu.
Di Isnet summit, memang Abu Syauqi jadi pemrasaran pertama. Tapi akhirnya beliau bertahan di sana sampai acara berakhir. Lebih lama bertahan daripada aku yang udah melarikan diri kena gejala flu.

Newer posts »

© 2026 Kuncoro++

Theme by Anders NorenUp ↑