Indonesia IEEE Comsoc Chapter

Walaupun tampak masih jauh dari selesai, website Indonesia IEEE Comsoc Chapter sudah mulai menampakkan bentuknya. Beralamat di ewh.ieee.org/r10/indonesia/com (alamat official pemberian IEEE pusat), site ini memanfaatkan mesin Joomla: CMS open-source yang dikenal handal, meski kadang suka joompaleetan.

id-comsoc.png

Sekedar review, IEEE merupakan institusi internasional yang menghimpun para insinyur elektroteknika dari berbagai bidang studi, termasuk kecatudayaan, telekomunikasi, informatika, komputer, persinyalan, hingga elektronika konsumsi. Terdapat 40 society yang bernaung di dalam IEEE, ditambah lembaga standar dan beberapa lembaga lainnya. Posix, WiFi, WiMAX, Ethernet, dll merupakan ulah lembaga standar IEEE. Communications Society (Comsoc) adalah salah satu society IEEE, yang berfokus pada telekomunikasi dan network, dengan misi menciptakan communications bebas cemrosoc. Indonesia IEEE Comsoc Chapter bernaung baik di bawah IEEE Communications Society maupun di bawah IEEE Indonesia Section yang berada di bawah Region 10 dari IEEE. En passant, angka 10 dalam Region 10 itu desimal, bukan biner.

Biarpun IEEE dan seluruh lembaga di bawahnya terbuka terhadap keanggotaan baru (dengan persyaratan akademis dan teknis yang memadai), tetapi website baru ini tidak siap untuk didaftari anggota baru :). Untuk menjadi anggota IEEE, kita dapat melakukan permintaan secara online melalui website IEEE di www.ieee.org.

Rak Buku

Dulu rak buku baru bisa dipetakan di LibraryThing. Selama beberapa waktu, site ini memiliki interaktivitas yang tak terlalu kaya; sehingga agak jarang aku kunjungi, kecuali sesekali saat ada buku yang baru dibeli, dan ingat untuk update. Baru kemudian akhir2 ini ada feature2 baru.

librarything.jpg

Biasanya adanya feature baru menunjukkan mulai adanya kompetisi. Memang, layanan sejenis sudah mulai dirilis. Beberapa hari yang lalu, aku berkenalan dengan Shelfari. Shelfari cukup berbaik hati, memperbolehkan kita mengimpor CSV dari LibraryThing, sehingga kita tak harus menambahkan buku satu per satu dari awal.

shelfari.jpg

Eh, malam ini, blog Nita memperkenalkan satu lagi rak buku maya: GoodReads. Boleh impor CSV dari LibraryThing juga. Langsung eksekusi.

goodreads.jpg

Yuk, cari 10 perbedaan :). Hush. Yang perlu dilakukan adalah mencari feature yang menarik dari site2 ini, terutama yang berkait dengan review, dan ide2 baru tentang buku yang menarik untuk dibaca. So, aku menjelajah dulu ya :).

SciVee

SciVee, konon dicitacitakan untuk menjadi YouTube untuk kalangan saintis. Diluncurkan baru bulan lalu, ia masih dalam versi alfa. Penciptanya, Phil Bourne, adalah farmakologis dai University of California, San Diego. Alamatnya di scitube.tv.

scitube.jpg

Bandingkan juga dengan JoVE (Journal of Visualized Experiments), di jove.com, yang diluncurkan pada tahun lalu. Yang ini berisikan rekaman para saintis yang sedang melakukan eksperimen mereka.

jove.jpg

7 Years of Highly Defective Blogging

Lalu apa yang terjadi selama 7 tahun blogging? Kedangkalan, yang juga sekaligus mencerminkan hidup kita. Kita — penulis blog ini dan orang2 yang sempat membacanya. Dan pendangkalan itu bukan prestasi besar yang diraih dalam semalam saja.

Blog pernah menjadi sarana berkomunitas yang menarik. Dulu satu blog digunakan bersama untuk saling berkomentar, sebelum ada sistem commenting resmi, plus trackback, plus agregasi, plus blog network. Blog juga bisa jadi sarana membuka diri buat orang yang dalam kehidupan sesungguhnya tak pernah mampu mengungkapkan dirinya (bukan, ini bukan sebuah kekurangan, kalau kita ingat bahwa perspektif kita justru lebih tajam saat kita melatih menangkap yang non-verbal). Blog, tentu, bisa jadi penyimpan kenangan. Saat CFS meretakkan banyak sendi ingatan dan merencah konsentrasi (terutama 4 bulan terakhir ini), beberapa cuplikan kisah di blog serasa mengaitkan kembali pada hal2 berharga yang sering tanpa sengaja terpendam (I miss u, Dad). Hal2 yang begitu dangkal, begitu personal, begitu tertutup, begitu chaotic, begitu miskin. Tak salah kalau seorang pelawak menuding blog hanya sebagai trend sesaat: bukan sebagai bagian dari narasi2 besar (yang justru selalu kita tertawai di sini, di blog2 ini), bukan bagian dari revolusi informasi (yang lebih tampak sebagai narasi yang dibesar2kan), bukan bagian dari pembangun mentalitas bangsa (yang lebih sering digunakan untuk lawakan yang lain lagi).

Blog hanyalah kekitaan. Kekinian. Kefanaan. Gue banget. Dan 7 tahun berlalu. Sungguh buang2 waktu. Yuk, kita rayakan, seperti juga kita merayakan hari2 yang berlalu dalam hidup fana kita. Hidup tanpa narasi besar, tapi selalu kita resapi proses mengalirnya yang indah. Dan kita syukuri dengan senyum kepada-Nya.

Satu Bulan AsiaBlogging

AsiaBlogging diluncurkan satu bulan lalu. Pada Hari-H, tidak ada acara resmi selain di blog. Ini acara blogging, anyway :). Hari itu aku memirsa AsiaBlogging sendirian di Dakken, via komunikator. Pertemuan non-virtual pertama baru terjadi minggu lalu, di Starbucks Ciwalk juga. Sebenarnya cuaca lagi nggak pas untuk kopi. Tapi Budi Putra pingin bernostalgia, dan Thomas belum pernah ikut mencobai Starbucks yang itu. So, jadilah kami sekali lagi bertemu di Ciwalk. Mudah2an berikutnya kita bisa lebih kreatif memilih tempat :).

Tepat pada Ulang Bulan ini, Blogfam Magazine memaparkan ulasan atas AsiaBlogging. Yang jadi victim untuk interview adalah Harry Sufehmi dan aku. Tapi kelihatannya kami berdua sama2 lagi overloaded, jadi Elsa sebagai penulis harus mempertaruhkan kesabarannya :). Maaf ya Elsa. Dan terima kasih.

bizet.jpg

Artikel 1: Blogging: Kita Semua Menjadi Aktivis
Artikel 2: Asia Blogging Network: Kerja sama dan Jaringan

Scitopia

Scitopia, mesin pencari yang dikhususkan untuk dokumen riset sains dan teknologi, yang diterbitkan lembaga2 tertentu. Beralamat pada domain scitopia.org, benda ini diharapkan dapat mempermudah pencarian hasil riset (artikel di jurnal yang bersifat peer-reviewed, paper di konferensi teknis, paten, dll) tanpa terganggu derau Internet. Haha, derau :). Google punya prakarsa sejenis, sebenarnya. Tetapi Scitopia yang baru dimulai ini diharapkan memiliki keketatan pemilihan materi yang lebih tinggi. Ada plus dan minusnya dibanding prakarsa2 lain yang sejenis.

Aku sendiri lebih suka memanfaatkan mesin ini sebagai gerbang IEEE. Desain Scitopia nan simpel dan elegan memudahkan mencari artikel2 IEEE secara lebih mudah daripada kalau kita mencari di IEEE Explore atau mesin IEEE lainnya. Juga ada nilai tambah yang luar biasa bahwa dia menampilkan juga artikel non IEEE yang berkaitan.

Scitopia dirancang oleh Deep Web Technologies. Mereka memberi judul mesin ini mesin cari federasi. Jadi mesin ini membaca data dari database setiap organisasi yang berfederasi, bukan meroboti setiap artikel satu demi satu. Kadang dengan cara ini Scitopia justru bisa menampilkan artikel yang formatnya tidak dikenal oleh robot, atau yang terletak di gudang yang tak dapat dimasuki robot. Scitopia tetap menjanjikan bahwa artikel segera dapat dicari dalam waktu yang tak lama setelah diterbitkan.

Selain IEEE, terdapat 14 organisasi lain yang berfederasi mendukung Scitopia. Jumlah dokumen baru mencapai 3 juta, termasuk yang sudah berusia 150 tahun.

AsiaBlogging

Tanggal 6 Juni ini, AsiaBlogging resmi dibuka untuk diakses publik. Ini adalah jaringan blog (sekitar 70 blog, menurut siaran pers mereka) yang dipasang pada belasan domain, tetapi tetap di bawah satu payung. Tahap awal jaringan ini dimaksudkan sebagai network blog dari Indonesia untuk Asia. Sejumlah blogger telah memulai menulis sejak April atau Mei tahun ini. Sebagian besar dalam bahasa Inggris, dan sisanya dalam Bahasa Indonesia. Topik tersebar dari sains, teknologi, olahraga, hingga gaya hidup, kesehatan, dan musik.

Budi Putra, sebagai CEO dan capo de capi dari AsiaBlogging telah mengajak juga penulis seperti Wimar Witoelar, Jenny S. Bev, Ong Hok Chuan, dan Andreas Harsono sebagai blogger tamu.

Tentu, para blogger itu akan dibayar. Tetapi, kata Budi Putra, poinnya bukan hanya soal uang. “Kami memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk ngeblog sesuai minat sehingga mereka ngeblog dengan antusias dan penuh cinta. Jadi, mereka tidak perlu pusing soal domain atau hosting blog, mereka cukup menulis atau bikin posting saja.??? Ia yakin, blog akan menjadi bacaan alternatif bagi masyarakat. “AsiaBlogging mencoba mewadahi kebutuhan masyarakat terhadap bacaan alternatif dengan cara menghadirkan topik-topik yang niche (spesifik) untuk setiap blog dalam jaringan ini.???

AsiaBlogging didukung sejumlah anggota mafia, semisal tokoh berinisial KW, HS, IA, FF, RM, dan TAS.

Link2:

%d bloggers like this: