DLP Network Management

Baru seminggu masuk tahun 2009, IEEE Comsoc Indonesia Chapter telah melakukan salah satu kegiatan rutin: menyelenggarakan distinguished lecture. Lecture kali ini mengambil tema Network & Service Management, dengan lecture Prof Mehmet Ulema dari Manhattan College. Ini salah satu seleb IEEE yang tulisannya sering terbaca jauh sebelum zaman bikin tesis. Lecture dilakukan kemarin di ITT Bandung, dan hari ini di Binus Jakarta. Aku ikut yang di Binus hari ini.

Aku sendiri belum berhasil menulis paper tentang network management (di zaman aku masih doyan bikin whitepaper — paper yang materinya dan standar2nya tak tergantung dari vendor itu), karena jangkauannya terlalu luas, dan standarnya terlalu banyak :). Tapi Profesor Ulema mengoverviewkan masalah network management (NM) dengan hutan standardnya itu ringan. Pun sambil mengingatkan bahwa NM lebih merupakan suatu art daripada science. Art yang paling menarik adalah saat kita melakukan integrasi berbagai sistem. NM juga bersifat multidisiplin: dari elektro, komputer, matematika, operational research, ekonomi, dan tentu management. {Dan game theory juga :)}.

Mula2, dipaparkan berbagai dimensi NM, baik dari jenis network, fungsi, stage, dan … uh banyak. Barulah dikaji berbagai standar NM, dari ITU (TMN), IETF (berbagai versi SNMP), ISO OSI (CMIP), dan lain-lain (TMF, OMG, OSF, DMTF, dan yang included dalam standard2 IEEE, 3GPP, hingga (G)MPLS/ASON). Kemudian, tanpa ampun, diperdalamlah berbagai model standard itu; dari TMN dan arsitektur lengkapnya (logika, informasi — SMI dan MIB, fungsi, fisik), pendalaman MIB sendiri, dan MIB II, ke SNMP hingga SNMP v3 dan rencana versi SNMP berikutnya, RMON … hihi, panjang …trus ke arsitektur yang praktis, ke produk yang ada saat ini (komersial dan open source), MPLS (ini singkatan dari mephistopheles), IPv6, 3-play, NGN, dan ditutup dengan trend2 ke depan (autonomic computing etc).

Kuliah ditutup, dan kita masuk ke coffee break. Mahasiswa Bina Nusantara yang tadinya hanya diam malu2 dan ogah tanya2, mendadak melakukan serbuan, dan bertanya langsung. Hihi, kelihatannya mereka lebih suka bertanya informal, bukan tanya di forum sambil dipelototi dosen2 mereka. OK, ini foto Professor Ulema yang sedang asyik menjawab pertanyaan mahasiswa demonstran.

Next, sambil menikmati kopi hitam, gantian Prof Ulema yang mewawancarai aku tentang network development. Aku cerita sambil sesekali (sering kali) minta pendapat beliau tentang cara2 operator2 di Indonesia memanage network. Dualism IMS vs SDP misalnya (banyak SDP yang tidak dirancang untuk jadi IMS-aware). Tapi yang mengejutkan, Prof Ulema mengingatkan bahwa banyak operator internasional yang justru kecewa pada implementasi IMS. Woah, hal baru. Akhirnya kita memperdalam soal itu. Sayangnya, sebelum benar2 selesai, pihak Binus menculik Prof Ulema untuk dipulangkan dengan aman ke negaranya. Via Macau.

Kembali ke Comsoc. Rencana tahun ini adalah meneruskan kuliah2 umum tentang trend teknologi infokom ke kampus2. Tapi kita punya rencana tambahan. Di IET ada kuliah Faraday, dimana para engineer mengajar tentang engineering dengan kemasan menarik ke sekolah2. Ya, Faraday, fisikawan dan engineer yang nggak doyan kalkulus dan tak paham teori Maxwell itu (padahal teori Maxwell adalah formulasi atas garis2 gaya Faraday). Jadi semangatnya mencerahkan tanpa mengkalkulusi. Nah, Comsoc chapter Indonesia berencana melakukan upaya serupa. Nanti kita bahas lagi soal ini deh. Bantu ya.

9 Comments

  1. To: Websites administrator.
    Re: Replacement of domain http://www.ui.edu to http://www.ui.ac.id

    Dear Sir,
    Greetings from the university of Indonesia.
    I would like to inform you that from August 2008, the University of
    Indonesia (Universitas Indonesia) has changed its web domain and returned
    to http://www.ui.ac.id , based on the consideration that we use Indonesia (id)
    domain.

    We notice that in your web you have a link to our domain and would be very
    grateful if you could change the link in your web to http://www.ui.ac.id to point
    to our university.
    We appreciate you eagerness to collaborate with us, and look forward for
    further collaborative work with University of Indonesia’s member.

    Yours Sincerely

    Riri Fitri Sari
    CIO/ Head of Information Systems Development and services of the
    University of Indonesia
    7th floor Kampus Baru UI Depok 16424 Indonesia
    riri@ui.ac.id

  2. Wow, nice blog :) :) :)
    Thank’s for your article :) :) :)

    Best regard,
    Bintang
    http://elindasari.wordpress.com

  3. “banyak operator internasional yang justru kecewa pada implementasi IMS” ditunggu postnya mas Koen :D

  4. Mampir mapir eh masuk sini
    Duh duh ane bingung nih mo ngomong apa ya bang, maju terus blogger Indonesia

  5. salam kenal yah dari aq buat kamu

  6. salam kenal

    perkenalkan nama saya heru

    mohon bimbingannya

    http://www.herupurwanto.net

  7. Bukan soal besar kok. Seperti hal2 lain yang standard-nya rapi dan visioner ke depan, IMS menghadapi masalah belum match-nya sistem dengan demand. Dan Prof Ulema mengingatkan: Kita nggak pernah mikirin demand baru bikin sistem, kan? Bayangkan kalau Internet baru dibuat setelah ada demand untuk Internet. Agak ekstrapolasi untuk becanda, tapi intinya kira2 begitulah :)

  8. Aku juga bingung, ini iklan latihan soal kok berkedok lowongan CPNS yang nggak nyambung ama topik? :)

  9. Rosendo Gaslin

    Great website – I really like it!

Trackbacks/Pingbacks

  1. Seminar yang membingungkan.. « Yudhi NgeBlog. aku, kamu, dan dunia.. - [...] ada blog yang membahas (lengkap dengan argumen terhadap mahasiwa binus dan sepertinya lebih mengerti ^^) jaid ilmu itu [...]

Leave a Reply

%d bloggers like this: