Kita Masih Punya Negeri Ini

Tue 20 May 2008, 00:05 UTC

dvivarna.png

RSS feed | Trackback URI

Trackbacks:

17 Comments

Comment by MQ Hidayat
2008-05-20 00:13:22

Hari ini, SEABAD sudah KEBANGKITAN NASIONAL.

Maju terus Indonesia, Pantang Mundur!!!

 
Comment by Anis
2008-05-20 02:27:11

Dan kita masih mencintainya. :-)

 
Comment by dadan
2008-05-20 04:51:17

iseng liat dorce show pagi ini
guest nya si edo kondologit
dan beliau nyanyiin lagu Indonesia Raya….

percaya atau gak, ini pertama kalinya mata saya berkaca-kaca, tenggorokan serasa kebakar saat ikutan nyanyi lagu tersebut…

padahal tidak demikian waktu dulu saat upacara masih jadi makanan wajib setiap senin pagi…

nasionalisme memang tak bisa dipaksakan.

 
Comment by Aki Herry
2008-05-20 06:22:30

Yup. Dan ya tetap mencintainya.

 
Comment by Yoyo
2008-05-20 07:36:42

Hiduplah Indonesia Raya !
Maju terus Pak Presiden SBY-ku ! Kompaklah Kabinet-ku !
Sejahteralah Guru-guruku, Mursyid-mursyidku, Bangsa Indonesia-ku !

 
Comment by ivn
2008-05-20 09:26:05

yakin endonesia bisa!!!

 
Comment by Irvan
2008-05-20 12:09:09

untuk satu hal, boleh lah sekali-kali mengkritisi pemerintah.
tapi tetep kompak untuk satu Indonesia.
:D

-IT-

 
Comment by bubu
2008-05-20 15:48:45

I’m freaking proud to be Indonesian……..

Aku anak Indonesia.

Comment by paijo
2008-05-20 20:49:35

kegetholan akan produk yang dianggap modern oleh negri ini asal yang datangnya dari luar nusantara…sementara hanya bengong ketika tempe yang asli makanan produk sendiri jadi milik japan..;

 
 
Comment by aceng!
2008-05-21 05:27:02

Biasa saja…
Nasionalisme ku tak tumbuh, melihat bangsa digadai atas nama liberalisasi ekonomi yang konyol dan culas.
Fakir miskin dan anak terlantar dibiarkan hidup untuk mati pelan-pelan tanpa harapan.
Setengah uang negara tiap tahun menguap diapake nambal BUMN2 bebal, bayar bunga utang pencuri, masuk kantong partai dan monyet-monyet yang berkeliaran dengan pin emas burung garuda.
Orang antri minyak tanah, padahal kita anggota OPEC!
Minyak goreng sulit dan mahal, padahal kita penghasil CPO terbesar dinunia!
Orang susah cari LPG, padahal kita penghasil gas alam tertinggi didunia!
Presiden berganti-ganti, tapis emua sama saja, genit dan narsis! DPR apalagi.. untung KPK Sedikit memberi hiburan dan harapan.
Yang masih membuat bangsa ini selamat adalah karena sebagian orang miskin itu masih sholeh dan shalehah. Mereka punya kesabaran yang luar biasa.. mereka tak pernah putus harapan. Tawakal, sabar, ulet dan gigih…
sebagian besar mereka keluar dini hari mengayunkan langkah menjemput rejeki yang tak seberapa..para tukang becak, PKL, tukang ojek, kuli, pemulung, pengamen, bencong, pengangguran, para janda yang kehilangan tulang punggung, anak-anak yatim, merekalah para pehlawanku hari ini.
Bendera boleh berkibar, tapi itu tak memberi arti apapun, selain perih yang teriris.

 
Comment by Freddy Hernawan
2008-05-21 11:01:47

setiap saya mendengar lagu kebangsaan ini, jantung saya berdegub lumayan kencang. ketika bendera naik dari tiang tiang bendera mungil atau besar dari kantor-kantor atau sekolah-sekolah, aku biasa sempat berhenti untuk menghormatinya. Semangatku tak pernah lelah untuk membagun negara ini.

 
Comment by Koen
2008-05-21 14:31:42

@All: Terima kasih, semuanya. Posting ini tanpa kata2, dan semua komentar takkan dikomentari balik.

 
Comment by Yudha P Sunandar
2008-05-22 16:53:28

numpang komentar. tapi bukan ngomentarin tentang nasionalisme, tapi tentang postingan ini. kok bisa2nya postingan tanpa kata tapi banyak yang komentar? fenomena yang unik dan menarik. tulis ah di blogku.
mas koen, terima kasih udah mengunjungi blogku :D

 
Comment by Yudha P Sunandar
2008-05-22 16:55:59

bener2 postingan yang luar biasa. bener2 penuh makna tapi tanpa kata… sungguh fenomena yang unik menurutku. hehehe…
mas koen, thx ya udah berkunjung ke blogku :D

 
Comment by Sofie
2008-05-22 17:24:09

Merah itu kemauan kita untuk memberikan warna cemerlang kepada negeri ini.
Putih itu kemauan kita untuk tidak memaksakan memberikan warna kita.
Bendera yang terindah.

 
Comment by erly
2008-05-23 08:07:52

Koen, tepatnya: kita masih dititipi negeri ini :) Pemilik sebenarnya anak cucu kita :p Soalnya kalo memiliki suka seenaknya, hehehe… peace

 
Comment by pramudyaputrautama
2008-05-24 05:19:44

Bangkit itu Susah
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut
Takut untuk korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya

Bangkit itu Malu
Malu menjadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu Marah
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu Mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu Tidak ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu Aku untuk INDONESIA-ku

dikutip dari sebuah puisi yang dibacakan oleh Dedy Mizwar
dalam sebuah Iklan Layanan Masyarakat yang Kebangkitan Bangsa

salam kebangkitan

pramudyaputrautama.wordpress.com

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.