AII

Bulan lalu, majalah Communications of the ACM berusia 50 tahun. Sekaligus saat itu, diluncurkan edisi digital majalah ini. Edisi digital perdana ini (Januari 2008) dapat diakses gratis pada alamat mags.acm.org/communications/200801. Edisi Februari 2008 juga sudah diterbitkan dalam versi digital, tetapi kali ini memerlukan autentikasi keanggotaan ACM.

ACM, kalau tak salah, adalah association of computing machinery. Atau computer. Atau computation. Haha. Konon ini adalah asosiasi tukang komputer tertua di dunia. Alamat mayanya di ACM.ORG. Keanggotaannya tak gratis. Dan sekilas cukup mahal: hampir US$ 100 untuk profesional. Tapi kalau kita bereksplorasi tak sekilas, kita bisa melihat bahwa ada diskon cukup besar untuk negara2 tertentu. Untuk Indonesia, kita bisa menjadi anggota dengan US$ 17 per tahun. Keuntungannya? Belum tahu :). Secara aku juga baru mulai in touch lagi dengan ACM, sekedar buat membunuh waktu luang yang banyaaaaaak sekali ini. Bukan dink. Mau bereksplorasi dengan context-aware services aja.

Sebelumnya, setiap tahun ACM selalu menawarkan Professional Membership buat aku dengan iuran khusus bagi anggota IEEE Computer Society. Tapi biasanya sih belum sempat bener2 tergoda.

Oh ya, IEEE. IEEE mengubah diri. Kalau tadinya ia adalah institute of electrical and electronics engineers, ia kini menjadi the world’s leading professional association for the advancement of technology. Nama IEEE dipertahankan, tetapi kini nama itu hanya berarti organisasi dengan nama yang berbunyi eye-triple-e. Jadi, para teknolog, bergabunglah. Mmm, Insya Allah bulan depan atau depannya lagi ada Roadshow IEEE ke Yogyakarta. Ramaikan yuk.

BTW, selain yang terkurung di kampus2, adakah di Indonesia ini yang jadi anggota ACM, IET, atau setidaknya IEEE? Kenalan donk. Show yourself, destroy our fears, release your masks. Dan apa kabar IECI?

4 Comments

  1. Saya juga anggota IEEE (LEOS), tapi sementara ini nggak di Indonesia.

  2. IECI lagi pingin diaktifin lagi, dah pada kumpul kemarin bareng pak Suhono, pak Son, dkk, cuman kayaknya masih perlu kerja keras lagi …hehehe

  3. @Aa’ Ariya: Jadi, kapan donk pulang?

    @Aa’ Romi: Kalau perlu bantuan tenaga kasar, masih ada saya :).

  4. pulang? sementara belum ada rencana yang pasti.

Leave a Reply

%d bloggers like this: