Петрушка

Berhari2 dalam dehuman, dan mendadak ada nada masuk dari angkasa. Stravinsky. Petrushka. Ya, nada yang itu, yang kita ingat kalau kita menyebut Petrushka. Disonansi, kombinasi dari C major dan F# mayor. Dibanding hingar bingar musik masa kini, disonansi ala Igor Fyodorovich Stravinsky tak lagi terasa heboh. Justru, lucunya, menenangkan. Mengheningkan. Mengingatkan akan keunikan klasik. Kesinisan yang tak peduli apa.

Petrushka. Bagi Rusia. Setara Pierro bagi Perancis, Punch untuk Inggris, dan tentu Pinokio bagi Italia yang kemudian mendunia. Makhluk tak terlalu nyata. Namun dengan tragedi nyata. Disonansi dari Stravinsky itu adalah ejekan ala Petrushka. Pertama terdengar membuka Bagian 2 dari komposisi Petrushka ini. Ejekan atas apa yang kita bilang lurus, apa yang kita yakini harus, apa yang kita pikir bagus, apa yang kita paksakan sebagai kebakuan dan kebiasaan dan keniscayaan. Namun sayup ia masih terus berulang sepanjang para penari dan bauran orang2 terus meriuhkan suasana pasar malam.

Ejekan dari Petrushka bahkan terdengar di saat akhir komposisi ini. Seolah meyakinkan kita bahwa hantu Petrushka masih terus ada untuk mengejek kita. Mengejek kekerasan kita memuja undak-undak kekosongan.

8 Comments

  1. bole denger ga lagunya gimana, gini gini ike juga penggemar lagu klasik…ato ini musik jenis apa yah……

  2. Saya nggak terlalu ngerti musik, tapi kalau membaca artikel ini, kayanya asyiik yah…. ;)
    Salam kenal dari saya Mas.

  3. Tapi belom pernah ada tokoh dari Indonesia yang lantas disimbolkan ke banyak versi negara lain… Kira-kira siapa ya?

  4. Bismillahirrahmanirrahim. Saya mencoba membayangkan diriku di tengah pentas orkesta ini. Tapi koq gak mudah ya…Sound-nya ditampilin dong….

  5. ranti

    Hmmm… cuma punya yang Rite of Spring.

  6. Cari aja MP3-nya di Google. Banyak kok. Dari bagian 2, OK. Dari pertama, lebih OK lagi :). Enjoy!

  7. Tokoh Petrushka dan tokoh boneka hidup lain itu universal, tapi dengan cerita yang berbeda. Di kita ada apa aja misalnya? Nini towok? Dakocan? Eh, kok kayak nama Jepang ya?

  8. Lucunya, saya malah punya 3 CD Petrushka :). At least :) :). Barter yo, sama Lutos?awski punya Teh Ranti.

Leave a Reply

%d bloggers like this: