Lomba Karya Jurnalistik

Tahun ini, Telkom memperluas Lomba Karya Jurnalistik-nya, dengan ditambahi lomba tingkat daerah. Untuk Jawa Barat, penyelenggaranya tentu Divre III. Dan karena semua orang Telkom (selain aku) itu terlalu sibuk, maka aku kebagian tugas sebagai salah satu juri. Dewan Juri terdiri dari tiga orang, yaitu dari kalangan akademis, kalangan pers, dan dari Telkom. Tulisan para peserta harus dimuat di media daerah antara September hingga awal November tahun ini. Dan pada pertengahan November, amplop besar berisi kumpulan artikel itu sampai di mejaku. Aku rada serius dengan tugas ini. Artikel2 itu aku bawa ke mana2, termasuk ke rapat di Puncak segala. Dibaca, direview, baca lagi, dan akhirnya diberi skor berdasarkan empat kriteria. Laporan ditulis di suatu pagi ditemani Kopi Toraja tanpa gula (hidup itu pahit, kawan — tapi wangi).

Sidang Dewan Juri dilangsungkan tanggal 17 November. Anggota Dewan yang lain adalah Sahala Tua Saragih dari Fikom Unpad, dan M Ridlo Eisy dari Kelompok Pikiran Rakyat. Berbincang tentang kriteria, kemudian menyetarakan skor, dan akhirnya menyusun skor akhir. Artikel yang aku pilih sebagai Rank 1 harus dicoret, karena sudah telanjur menag di lomba yang tingkat nasional (whew, aku memang nggak salah pilih). Dan akhirnya, tugas selesai. Berita acara dibuat. Kopi (Indocafe) dihabiskan. Dan hari ditutup dengan jalan ke Toko Buku Togamas di Supratman.

Hasil penjurian? Baca deh di media2 daerah di Jawa Barat hari2 ini. Berbincang dengan juri yang lain, kita juga sepakat untuk menyelenggarakan Editor Gathering secara rutin.

1 Comment

Leave a Reply

%d bloggers like this: