<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kopi Kampung</title>
	<atom:link href="http://kun.co.ro/2006/07/24/kopi-kampung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kun.co.ro/2006/07/24/kopi-kampung/</link>
	<description>Reinventer La Vie</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 11:11:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Kembalinya Kopi Kampung</title>
		<link>http://kun.co.ro/2006/07/24/kopi-kampung/comment-page-1/#comment-1067366</link>
		<dc:creator>Kembalinya Kopi Kampung</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2010 17:06:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kun.co.ro/2006/07/25/kopi-kampung/#comment-1067366</guid>
		<description>[...] Entah kenapa aku jadi ingat Rhapsody in Blue dari Gershwin, yang menyentuh ramah tapi tegas. Aku pernah menulis bahwa Kopi Kampung memang salah satu yang terbaik di dunia. Ya, aku masih akan mempertahankan pendapat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Entah kenapa aku jadi ingat Rhapsody in Blue dari Gershwin, yang menyentuh ramah tapi tegas. Aku pernah menulis bahwa Kopi Kampung memang salah satu yang terbaik di dunia. Ya, aku masih akan mempertahankan pendapat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kembalinya Kopi Kampung &#124; Koen©©</title>
		<link>http://kun.co.ro/2006/07/24/kopi-kampung/comment-page-1/#comment-1064230</link>
		<dc:creator>Kembalinya Kopi Kampung &#124; Koen©©</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 11:28:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kun.co.ro/2006/07/25/kopi-kampung/#comment-1064230</guid>
		<description>[...] Entah kenapa aku jadi ingat Rhapsody in Blue dari Gershwin, yang menyentuh ramah tapi tegas. Aku pernah menulis bahwa Kopi Kampung memang salah satu yang terbaik di dunia. Ya, aku masih akan mempertahankan pendapat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Entah kenapa aku jadi ingat Rhapsody in Blue dari Gershwin, yang menyentuh ramah tapi tegas. Aku pernah menulis bahwa Kopi Kampung memang salah satu yang terbaik di dunia. Ya, aku masih akan mempertahankan pendapat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edyr</title>
		<link>http://kun.co.ro/2006/07/24/kopi-kampung/comment-page-1/#comment-1001845</link>
		<dc:creator>edyr</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 09:34:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kun.co.ro/2006/07/25/kopi-kampung/#comment-1001845</guid>
		<description>aku bbrp wkt yll dpt kopi dr ibeth...teks yg ada dibungkusnya :Koffiebonen- Douwe Egberts anno 1793-Excellent arome -Intens van smaak met een rijk aroma...digiling manual tanpa diayak..jd msh tersisa butiran2 besar...nyem..nyem luwezaaaat......aromanya smriwing, jd inget kopi bikinan penduduk di tepian danau ranau - muara dua - baturaja.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku bbrp wkt yll dpt kopi dr ibeth&#8230;teks yg ada dibungkusnya :Koffiebonen- Douwe Egberts anno 1793-Excellent arome -Intens van smaak met een rijk aroma&#8230;digiling manual tanpa diayak..jd msh tersisa butiran2 besar&#8230;nyem..nyem luwezaaaat&#8230;&#8230;aromanya smriwing, jd inget kopi bikinan penduduk di tepian danau ranau &#8211; muara dua &#8211; baturaja&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kuncoro++ &#187; Gemadro</title>
		<link>http://kun.co.ro/2006/07/24/kopi-kampung/comment-page-1/#comment-434712</link>
		<dc:creator>Kuncoro++ &#187; Gemadro</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 16:18:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kun.co.ro/2006/07/25/kopi-kampung/#comment-434712</guid>
		<description>[...] Black Apron terbaru. Barangkali dia ingat bahwa aku selalu memuji Black Apron edisi sebelumnya: Kopi Kampung dari Sapan dan Minanga di Sulawesi itu. Jadi dia nggak pingin aku ketinggalan rilis yang ini: [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Black Apron terbaru. Barangkali dia ingat bahwa aku selalu memuji Black Apron edisi sebelumnya: Kopi Kampung dari Sapan dan Minanga di Sulawesi itu. Jadi dia nggak pingin aku ketinggalan rilis yang ini: [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kuncoro++ &#187; Siborong Borong</title>
		<link>http://kun.co.ro/2006/07/24/kopi-kampung/comment-page-1/#comment-65142</link>
		<dc:creator>Kuncoro++ &#187; Siborong Borong</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 May 2007 16:41:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kun.co.ro/2006/07/25/kopi-kampung/#comment-65142</guid>
		<description>[...] kisah saja. Edisi pertama baru ada tahun 2004. Black apron pertama yang aku bahas di sini adalah Kopi Kampung dari Sapan dan Minanga, Sulawesi. Sejauh ini, kopi terkemas dalam warna tema hijau ini masih jadi [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] kisah saja. Edisi pertama baru ada tahun 2004. Black apron pertama yang aku bahas di sini adalah Kopi Kampung dari Sapan dan Minanga, Sulawesi. Sejauh ini, kopi terkemas dalam warna tema hijau ini masih jadi [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

