Morn1ngdew

Abis memesan secangkir kopi susu di kafe Potluck, mata mulai lincah bermain ke koleksi buku dan majalah. Sebuah majalah baru, masih diplastik, bergambarkan wajah yang nggak terlalu kukenal ) , tapi dengan nama yang aku kenal betul. Oh, hai. Tapi majalahnya harus dibeli dulu baru boleh dibaca2. OK, jadilah majalah ajaib itu menemani kopi susuku siang ini.

Si empunya wajah di kover itu ternyata baru meng-update tampilan websitenya juga. Inilah dia: Morn1ngdew, si embun pagi. Masih lebih muda dari aku sedikit, tapi kadang aku jadikan konsultan untuk mencoba memahami manusia, kalau aku sedang bener2 nggak ngerti manusia. Nggak sering. Kadang doi lebih banyak marahnya daripada ngasih nasehat ) .

Eh, tapi aku dari tadi lupa nyebut nama majalahnya. Nah sebelum lupa lagi, ini dia namanya. Eh, mana tadi majalahnya?

2 Comments

  1. Hahahaha, aku lebih sering marahnya daripada ngasih nasehat? Really? ;-)

  2. #1: Kadang. Nakutin ya?

Leave a Reply

%d bloggers like this: