Kolesterol @ Me

Kayak mobil direm mendadak. Kebiasaan makan selama ini didorong anggapan bahwa berat badan aku masih di bawah normal, dan tekanan darah aku masih di bawah normal, jadi perlu diet kalori tinggi. Tapi medical check up kemaren merevolusikan pola hidup nyaris dalam satu malam. Bagaimana menghentikan deretan sakit kepala tanpa obat, misalnya ;). Dan bagaimana mulai balajar mengendalikan kolesterol.

Kolesterol, kayak yang aku tulis di bulan September 2002, sebenernya punya fungsi vital dalam pengendalian tubuh, dan merupakan instrumen yang menyatukan realitas (pikiran), kondisi (pengendalian tubuh), dan sejarah (gen). Tapi bukan itu yang mau aku tulis sekarang. Aku cuman lagi bertanya2, kenapa kolesterol bisa tinggi, sementara zat2 “berbahaya” lain berada jauh di bawah ambang bahaya.

Kolesterol dipakai untuk membentuk steroid, termasuk kortisol, si biang stress. Barangkali badanku lagi mau mengawal stress, jadi perlu bikin kortisol, jadi minta persediaan kolesterol banyak2. Tapi jangan2 bukan kortisol, tapi testosteron, salah satu keluarga steroid lainnya. Dan ini artinya…

Eh, daripada nulis doang, enakan konsultasi ke Ahli Gizi aja deh. Di RSI ada kayaknya.

%d bloggers like this: