Kartu Hotel

Banyak kegiatan yang dimulai tanpa sengaja dan tanpa perencanaan. Ini salah satunya: koleksi kartu akses hotel. Kurang kerjaan beneran gitu, koleksi kartu ginian? Iya sih, kalau diseriusin.

Ceritanya cuman bahwa aku males balikin kartu hotel di Ibis Montmartre sekian tahun lalu. Padahal pesan untuk balikin kartu itu udah ditulis dalam dua bahasa di halaman depan kartu. Cuek aja — emang mau dimasukin black list. Tapi di rumah, rasanya kasihan juga ngeliat kartu itu sendirian (nggak persis gitu sih, tapi pura-puranya gitu lah). Jadi aku tembak temen yang baru balik dari Zurich buat menyerahkan kartu hotelnya. Eh, ternyata baik hati dia. Nggak lama, praktek tak terpuji itu aku ulangi buat boss yang pulang dari Australia (biarpun aku belum pernah tahu di mana letak negara yang satu ini).

Trus? Ya udah … jadi banyak … tapi nggak pernah diakui sebagai kegiatan koleksi secara resmi. Cuman kegiatan nodongin kenalan-kenalan aja :).

Ada yang mau menyerahkan kartu akses hotelnya secara sukarela? Kontak ya.

%d bloggers like this: