Growing Spam

Terima kasih atas website-website yang menuliskan alamat mail kita sehingga bisa dibaca robot-robot. Terima kasih atas website penyaji layanan web gratis (e-card, mail list, people finder, community), yang memberikan layanan sekedarnya lalu menjual alamat mail kita. Terima kasih kepada teman-teman kita yang menulis mail dengan deretan To: dan Cc: yang panjang, yang akhirnya membantu menyiapkan alamat mail kita disimpan pihak yang tak bertanggung jawab. Akibat jasa-jasa mereka, kini lebih dari 30% mail yang kita terima adalah junk mail. Mail sampah.

Spam! Sampah serba ada. Dari yang menawarkan gelar kesarjanaan (Universitas Sekali Lancung Keujian), penipuan berkedok arisan (Aksara, Kesra), permintaan bantuan untuk transfer uang miliaran (Nigeria, Kamerun), software gratis (bonus trojan), atau penawaran barang/jasa bermutu rendah.

Awal tahun ini, IEEE memperkirakan pertumbuhan spam sekitar 50% per tahun. Tapi Brightmail mencatat kenaikan sebesar 350%. Postini mencatat bahwa pada bulan Oktober, 62% trafik email berisi spam — lebih banyak email berisi spam daripada yang bukan spam!

%d bloggers like this: