84116513

Ramadhan diawali langsung dengan latihan kesabaran. Kesabaran menerima
berbagai malfunction di badan yang datang serentak dan mendadak (terlalu
ajaib untuk dianggap sebagai “hal-hal alami”), kesabaran menghadapi
makhluk-makhluk keras kepala yang over-acting mengurusi masalah kecil,
dan kesabaran mendidik diri sendiri untuk ikhlas bekerja dan tidak
mengeluh. Lapar dan haus itu soal keciiiiil sekali. Bukan itu yang kita
hadapi waktu Ramadhan, tapi ego kita. Improvement pada personality kita
secara significant, seperti yang jadi misi setiap bulan Ramadhan, tidak
semudah kedengarannya.

%d bloggers like this: