79341225

Trus kenapa Dilbert terus mewarnai catatan ini ?

Lucu sih :).

Bukan cuman itu. Dengan Dilbert, aku mau memaksa untuk mengakui bahwa
ruang hidup kita itu brengsek. Brengsek. Bos brengsek, rekan brengsek,
departemen brengsek, perusahaan brengsek, negara brengsek. Kemana pun
kita lari, kita tidak bisa menghindar. Dan ada baiknya kita menerima
semuanya dengan senyum riang.

Jangan pernah menyalahkan diri sendiri. Lakukan saja apa yang terbaik
di dunia yang macam gini. Dengan senyum riang. Dan trus kita bisa
melihat bahwa dunia itu indah.

Kaum sufi bilang, cobaan Allah adalah tanda perhatian Allah. Makin
besar cobaan pada kita, artinya makin besar kita sedang diperhatikan
Allah. Dalam kondisi seperti itu, cobaan dan anugerah tidak ada lagi
bedanya — yang penting adalah perhatian itu :).

%d bloggers like this: